1. 724 APK Ditertibkan Dalam 8 Hari, Rycko-Jos Terbanyak

Candrawansah/RMOLLampung
Candrawansah/RMOLLampung

Sejak 19 Oktober Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mulai menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang di tempat yang dilarang. 


Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah mengatakan, masih banyak paslon yang memasang APK tidak sesuai zona dari KPU, di tiang listrik, pohon, kantor pemerintah atau tempat umum yang dilarang. 

Delapan hari kemudian, Selasa (27/10) ini, pihaknya sudah menertibkan 1.724 APK miliki tiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandarlampung. 

Paling banyak milik paslon nomor urut 1  Rycko Menoza-Johan Sulaiman dengan jumlah 812 APK. Selanjutnya, paslon nomor urut 2 M. Yusuf Kohar-Tulus Purnomo dengan jumlah 457 APK. 

Kemudian, paslon nomor urut 3 Eva Dwiana-Deddy Amarullah dengan jumlah 455 APK.

Jumlah APK yang dicopot masih terus bertambah, lantaran, kata Candra, jajaran Panwascam terus melakukan penertiban di lokasi masing-masing. APK yang sudah diturunkan kini berada di masing-masing kantor Panwaslu Kecamatan. 

"Kalau paslon ada yang ingin mengambil APK tersebut untuk dipasangkan kembali, kami persilahkan, tapi pasang di zona yang telah ditentukan oleh aturan,” pungkasnya.