20 ABK Belum Ditemukan, DPRD Lampung Panggil Pemilik KM EMJ7

Keluarga ABK mengadu ke Fraksi Nasdem DPRD Lampung/Ist
Keluarga ABK mengadu ke Fraksi Nasdem DPRD Lampung/Ist

Kapal motor (KM) EMJ 7 yang dinyatakan hilang kontak sejak 12 Agustus 2021 dengan 20 orang anak buah kapal (ABK) hingga kini belum ditemukan. 


Identitas ke 20 ABK yakni Obaja Tondonaung (48), Eko Suprayitno (31), Wawan (23), David Serpiela (36), Melven Lasbaun (26), Erdon Kiriman (19), Wahyu Aditya Pratama (18), Andri Darmawan (23), Arnolus Nggono (22) Yohanis Wilko Sigin (24).

Lalu, Yogi Andrean (19), Wahyu Darma Wijaya (18), Bima Ananda Febriansya (18) Reyhan Destiar (19), Muhamad Kadafi (19) Dede Syafaruddin (22), Heri Sepriyanto (28) Jimmi Erfanandes (20), Andika Saputra (22), dan Riski Tantowi (21).

Menyikapi hal itu, Anggota Komisi I DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi mengatakan, akan memanggil pihak perusahaan (PT Sutiyoso Bersaudara) yang dikabarkan ingin berdamai meskipun jenazah ke 20 ABK dan bangkai kapal EMJ7 belum ditemukan.

"Tadi jelas ibu-ibu itu mengatakan bahwa mereka ini tahu 20 ABK itu hilang melalui media sosial bukan dari pihak perusahaan yang memperkerjakan ABK tersebut," ujarnya, Selasa (9/11). 

Ia mengatakan, persoalan ini harus diperjuangkan dan diupayakan karena menyangkut nyawa orang banyak dan bukan persoalan yang 'remeh temeh'. 

"Ini nyawa orang banyak yang sampai hari ini belum kelihatan. Makanya nanti kita rapatkan dulu di komisi 1 untuk memanggil pihak-pihak terkait. Dan hampir 3 bulan loh belum ditemukan," jelas dia.

"Ini persoalan yang serius bukan remeh temeh, iya kapolda tahu tidak kalau ini sudah di SP (Surat peringatan) ke tiga, tetapi mayatnya saja belum ketemu, kapal belum ketemu tapi kok sudah diberikan SP tiga," tutupnya.