Ormas Libas Prihatin Gubernur "intimidasi" Wartawati




Ketua Ormas Libas Khoidir HSN menyatakan turut prihatin atas "intimidasi" Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terhadap wartawati RMOLLampung.

Menurut Khodir, apa yang dilakukan Arinal Djunaidi tidak etis sebagai gubernur terhadap wartawati yang tengah menjalankan tugas jurnalistiknya.

Pada saat rapat, Arinal dianggap telah mempermalukan wartawati RMOLLampung'dalam sambutan pada Acara Penandatanganan Janji Kinerja Tahun 2020 di Ruang Rapat Utama Gubernur Lampung, Selasa (3/3)

Pada acara tersebut, Arinal mengancam secara verbal Tuti Nurkhomariyah, wartawati'RMOLLampung'lewat narasi keagamaan:'samiknawatokna'dan'innalilahiwainnalilahirojiun.



"Ormas Libas mengecam keras terhadap aksi-aksi yang menjegal untuk menyuarakan kebenaran," tandas Khodir kepada RMOLLampung, Sabtu (7/3).

Ditambahkannya, media adalah pilar ke-4 demokrasi.

"Seharusnya kita saling menghargai, menghormati disitu," jelasnya.

Ia berharapan tidak ada lagi "tuti-tuti" yang lain, yang akan dipermalukan di depan umum.

"Karena kita tahu bahwa bully itu sendiri tidak boleh. Apalagi ini seorang menghina profesi tentunya Ormas Libas mengecam keras," pungkasnya.