58 Balon Kapekon Di Tanggamus Gagal Tes CAT

Dari 208 bakal calon Kepala Pekon (Balon Kapekon) di Tanggamus, sebanyak 58 diantaranya gagal tes Computer Assisted Test (CAT). Sedangkan 150 lainnya dinyatakan lulus tes yang dilaksanakan di Unila.


"Untuk balon yang tidak lolos seleksi, agar berjiwa besar dan legowo menerima. Sebab, seleksi dilaksanakan secara transparan oleh pihak independen yakni Unila," harap Kabag Tapem Pemkab Tanggamus, Wawan Harianto, Senin (9/3).

Dia menjelaskan, saat ini tahapan pilkakon serentak masuk
tahapan pengundian nomor  urut calon.  Untuk keseluruhan calon yang akan mengikuti
kontestasi, belum semua kecamatan menyerahkan berkasnya.

"Kami menetapkan batas waktu sampai Rabu (11/3),"
terangnya, Senin (9/3).

Kalau kami sudah menerima semua data calon berikut nomor
urutnya, akan segera disampaikan kepada perusahaan untuk proses percetakan
surat suara.

"Direncanakn awal april sudah bisa di distribusikan ke panitia
berikut kotak suaranya," jelas wawan.

Ditambahkannya, berdasarkan Perbup 69/2019, Bab IV poin 7;
segala biaya yang dikeluarkan terkait dengan persyaratan calon kepala pekon,
mulai dari pembuatan skck, tes narkoba dan lainnyadibebankan kepada calon.

Adapun biaya yang diakomodir APBD, diantaranya surat
suara, kotak suara, perlenkapan tps, tenda dan kursi, bilik suara, konsumsi dan
honor panitia.

"Saya imbau semua panitia agar melaksanakan proses
sesuai dengan tahapan dan regulasi yang mengatur pilkakon serentak, mulai dari
Permendagri sampai pada Perbupnya," demikian wawan.