Aset Gedung Megah Pemprov Lampung Terbengkalai Bertahun-Tahun

























Gedung Pasar Ikan Higienis (PIH) milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemprov Lampung terbengkalai tak digunakan bertahun-tahun.

Ketika Kantor Berita RMOLLampung menyambanginya, Rabu (8/7), kondisinya sangat memprihatinkan, gedung mulai rusak dan halaman ditumbuhi tanaman liar.

Aset Pemprov Lampung yang sia-sia tersebut berada di Jalan RE Martadinata, KM 6 Komplek PPP Lempasing, Telukbetung Barat,  Kota Bandar Lampung.

[caption id="attachment_58505" align="alignnone" width="711"] Aset berupa gedung milik Pemprov Lampung ini merana bertahun-tahun/Foto RMOLLampung.[/caption]

Para nelayan hanya memanfaatkan jalan masuknya samping gedung sebagai jalan alternatif menuju Pelabuhan Lempasing yang berada di belakangnya.




Tahun 2015, DKP Provinsi Lampung pernah mengatakan akan memperbaiki sarana dan prasarana, tempat pelelangan ikan, sampai dermaga pelabuhannya.

Karuman, yang kala itu menjabat kepala Bidang Tangkap DKP Provinsi Lampung, mengatakan kondisi gedung sudah banyak yang mengalami kerusakan.

[caption id="attachment_58506" align="alignnone" width="711"] Bagian belakang gedung tumbuh semak-semak dan pohon/Foto RMOLLampung.[/caption]

Dia mengakui kondisi pelabuhan perikanan dan TPI Lempasing kurang terawat sehingga PIH jadi tempat berjualan ikan yang higenis.


Alih-alih menjadi baik dan berfungsi sesuai rencana, PIH malah semakin tak terurus dan terbengkalai. Papan namanya saja sudah raib dari dekat pagar tepi jalan.

Ketika Kantor Berita RMOLLampung memeriksa kondisinya, ada papan nama depan tangga masuk: Natura Samudra Lestari.

[caption id="attachment_58507" align="alignnone" width="711"] Plafon mulai jebol di pintu masuk gedung PIH/Foto RMOLLampung[/caption]





PT Natural Samudra Lestari adalah perusahaan pengelolaan hasil perikanan yang berpusat di Jakarta.

Perusahaan eksportir ikan ini beroperasi di beberapa provinsi.

Menurut para nelayan setempat, terbengkalainya Gedung PIH sudah lebih dari lima tahun. "Sudah lama itu terbengkalai," kata H. Endin.


Salah seorang bos penampung ikan yang memiliki gudang cold storage di TPI Lempasing ini prihatin dengan gedung yang dibangun dari APBN dan APBD itu.