687 Panwascam se-Lampung diumumkan, Keterwakilan Perempuan Cuma 9 Persen

Ketua Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Lampung, Imam Bukhori/istimewa
Ketua Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Lampung, Imam Bukhori/istimewa

Sebanyak 687 Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se-Lampung telah diumumkan oleh masing-masing Bawaslu kabupaten kota, Rabu (26/10).


Dari data yang dirangkum Bawaslu Provinsi Lampung, dari 687 Panwascam itu, hanya ada 9 persen keterwakilan perempuan atau hanya 60 orang perempuan.

Keterwakilan perempuan tertinggi yaitu 16,7 persen ada di Bandar Lampung. Angka itu pun masih kurang jauh dari 30 persen keterwakilan perempuan. Sementara, keterwakilan perempuan terendah ada di Pesawaran dengan 0 persen.

Ketua Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Lampung, Imam Bukhori mengatakan, hal itu merupakan fakta di lapangan yang tidak bisa dihindari. 

Menurutnya, Bawaslu sudah membuka seluas-luasnya kuota perempuan, bahkan pendaftaran pun diperpanjang dengan harapan bisa memenuhi keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen. 

"Ternyata minat dari perempuan masih kurang, meski ada penambahan pendaftar perempuan saat perpanjangan pendaftaran. Diakui, hari ini belum bisa maksimal minat perempuan di penyelenggara termasuk di panwascam," ujarnya.

Ia menjelaskan, memang ada perempuan yang masuk dalam enam besar, tapi tidak lulus saat tes wawancara untuk menjadi tiga Panwascam terpilih di kecamatan. Namun, menurutnya, itu domain Bawaslu kabupaten kota, bukan provinsi.

"Tugas kami hanya merekap nilai CAT dan diturunkan ke kabupaten yang menentukan enam besar, tiga besar dan pelantikan itu semua kabupaten," pungkasnya.

Diketahui, rincian keterwakilan perempuan dalam hasil selesai Panwascam, di antaranya Bawaslu Bandar Lampung 16,7 persen, Kota Metro 7 persen, Lampung Selatan 10 persen, Pesawaran 0 persen dan Pringsewu 7 persen.

Selanjutnya, Tanggamus 8 persen, Pesisir Barat 8 persen, Lampung Barat 11 persen, Lampung Tengah 10 persen, Lampung Timur 10 persen, Lampung Utara 9 persen, Waykanan 4 persen, Tulangbawang 11 persen, Tulangbawang Barat 4 persen dan mesuji 5 persen.