Ada 953 Personel Berbagai Unsur Awasi Agar Tak Ada Takbiran Keliling




Tim gabungan dari berbagai unsur menerjunkan 953 personel antisipasi takbiran keliling Kota Bandarlampung, Sabtu (23/5).

Mereka terdiri dari 624 personel Polresta Bandarlampung, 329 personel dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kota, 295 personel dari Kodim 0410 KBL, POM II/3, BPBD Bandar Lampung, dan Satpol PP Bandarlampung.

Tim terpadu tersebut apel di Lapangan Mapolresta Bandarlampung untuk patroli keliling dan menjaga beberapa titik pada Sabtu malam ini agar tak terjadi akumulasi massa.

Kapolresta Bandarlampung Kombespol Yan Budi Jaya mengatakan budaya takbir keliling memang sudah ada sejak lama, namun di tengah Pandemi Covid 19, budaya itu sementara tidak diperbolehkan, guna memutus mata rantai covid 19.

Diingatkannya lagi, Kota Bandrlampung sudah zona merah.

Dia berpesan agar personel melaksanakan pemantauan secara maksimal, bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan unsur terkait lainnya.

Polda Lampung telah melarang adanya pawai takbiran keliling pada malam jelang Idul Fitri 1441 H.

"Takbiran keliling ditiadakan karena berpotensi melanggar social distancing, physical distancing, dan juga Maklumat Kapolri," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad' Jumat (22/5)

Babimkamtibmas yang bertugas pada Operasi Ketupat Krakatau 2020 ikut memonit malam ini.