Ada Polisi Setelah Salat Subuh, Warga Kotabumi Merasa Aman

Petugas Polres Lampura melakukan Pamgatur/Ist
Petugas Polres Lampura melakukan Pamgatur/Ist

Pengamanan, penjagaan dan pengaturan lalu lintas (Pamgatur) yang digelar jajaran Polres Lampung Utara dengan menempatkan personelnya di setiap sudut jalan mulai pukul 05.30 wib sampai 07.30 Wib adalah merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.


Hal ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat yang akan memulai aktifitas ataupun kepada para pengguna jalan.

Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail, mengatakan, salah satu bentuk implementasi profesionalisme pelayanan Polri adalah hadir di tengah - tengah masyarakat dan mampu memberikan manfaat dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi didalam masyarakat.

Kehadiran Polri harus membawa manfaat bagi masyarakat secara luas. Pengamanan, penjagaan dan pengaturan arus lalu lintas setiap pagi merupakan implementasi dari profesionalisme pelayanan Polri itu sendiri.

“Menjaga dan memberikan pelayanan agar masyarakat dan pengendara merasa aman dan nyaman di jalan,” jelas Kapolres, Selasa (22/3).

Pihaknya menegaskan, dalam setiap tindakan kepolisian baik itu preemtif, preventif maupun represif, bagi setiap personel wajib mengedepankan sikap humanis dan ramah termasuk saat menjalankan tugas pengaturan pagi.

“Paradigma Kepolisian sudah berubah. Stigma negatif harus dihilangkan berganti dengan polisi humanis yang penuh dengan senyum, sapa dan salam tanpa mengurangi sikap tegas dan kewibawaan," katanya.

Maria warga Kelapa Tujuh, mengapresiasi anggota Polres Lampura yang sejak subuh telah berjaga. "Bangga aku Mas, setidaknya kalau ada yang mau niat jahat di jalan pas lihat Polisi takut dan tidak jadi melakukan niat jahatnya," ujar Maria.

Ungkapan senada juga diakui salah seorang pembersih jalan, Margiono yang kerap melihat Polisi telah berjaga setiap waktu subuh. "Eneng Polisi wis Sholat Subuh aman aku Mas (ada polisi setelah salat subuh, saya merasa aman)," katanya dengan logat Jawa.