Ada Urusan Keluarga, Mantan Kabiro Perekonomian Farizal Batal Diperiksa

Kasus Korupsi BUMD LJU
Farizal/Ist
Farizal/Ist

Mantan Kabiro Perekonomian Provinsi Lampung Farizal Badri batal menghadiri pemeriksaan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung terkait kasus korupsi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Lampung Jasa Utama (LJU), Jumat (15/10).


Kuasa hukum Farizal, Irwan Aprianto menjelaskan kliennya tidak bisa hadir lantaran ada urusan keluarga yang mendadak. Sehingga pihaknya meminta pemeriksaan dijadwalkan ulang. 

"Urusan itu terkait keluarga. Makanya beliau (Farizal) izin untuk tidak dahulu hari ini untuk diperiksa, beliau sudah kirim surat ke Kejati agar dijadwalkan ulang," kata dia. 

Jika tidak ad halangan, pemeriksaan akan dilaksanakan pekan depan, kemungkinan hari Selasa (19/10).

Kejati Lampung sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yakni Direktur Utama PT LJU berinisial AJU dan pihak swasta berinisial AJY sebagai pihak yang bekerjasama pengadaan batu dan pasir untuk jalan tol. 

Modus kasus ini adalah menggunakan perusahaan batu fiktif yang tidak mempunyai batu dan lahan dengan sistem preorder. Nilai kerjasamanya mencapai Rp7 Miliar

Sementara, kerugian negara sesuai dengan perhitungan yang dilakukan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Lampung sebesar Rp3,1 Miliar.