Alzier Hadiri Munas XI SOKSI Yang Dibuka Airlangga




Tak ada lagi dualisme di tubuh SOKSI. Mereka melebur pada Munas XI Depinas SOKSI Pusat di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat malam (24/7).

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membuka musyawarah nasional (munas) yang juga dihadiri Ketua SOKSI Lampung Alzier Dianis Thabranie.

[caption id="attachment_60270" align="alignnone" width="699"]Alzier SOKSI Ketua SOKSI Lampung Alzier Dianis Thabranie hadir pada Munas XI Depinas SOKSI Pusat di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat malam (24/7)/Foto SOKSI[/caption]

Airlangga titip harapan agar SOKSI memperkuat basis pekerja dalam pemenangan Pemilu 2024.

Musyawarah Nasional (Munas) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) akan berlangsung secara hybrid hingga Minggu (26/7).

Hybrid yang dimaksud adalah kombinasi kehadiran fisik dengan virtual sebagai bagian dari pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19.

[caption id="attachment_60271" align="alignnone" width="553"]Aburizal Bakrie Aburizal Bakrie sebagai pembina SOKSI memberikan sambutan pada pembukaan Munas XI Depinas SOKSI Pusat/Foto SOKSI.[/caption]

Bambang Soesatyo mengatakan acara yang mereka gelar mungkin akan menjadi munas pertama pemilihan ketua umum organisasi kemasyarakatan secara virtual.

Ketua SOKSI Lampung Alzier Dianis Thabranie bersyukur bisa menghadiri langsung Munas XI Depinas SOKSI Pusat dengan disiplin protokol kesehatan.

Aburizal Bakrie yang juga Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI memberi pengarahan kepada peserta Rapimnas dan Munas yang hadir yaitu 29 Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya ARB minta SOKSI memberikan perhatian berupa peningkatan kualitas pendidikan bagi karyawan.

“Saya menyarankan kepada ketua umum SOKSI terpilih nanti untuk bisa melaksanakan pendidikan mendalam bagi karyawan Indonesia,” ujarnya.

ARB juga mengajak SOKSI memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara dalam program-program kerjanya.

“Munas SOKSI jangan hanya memilih ketua umum tapi juga harus menyusun program kerja sebagai kontribusi SOKSI pada bangsa dan negara,” tutur mantan Menko Kesra Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) periode 2005-2009 ini.

ARB pun berharap pelaksanaan Rapimnas IV dan Munas XI SOKSI berjalan lancar tanpa kendala. “Selamat dan sukses untuk Munas SOKSI,” pungkasnya.

Munas organisasi sayap Partai Golkar ini rencana akan membahas keberadaan RUU BPIP yang baru saja diusulkan pemerintah sebagai pengganti RUU HIP.

[caption id="attachment_60273" align="alignnone" width="696"] Akbar Tanjung dan tokoh-tokoh sepuh Golkar turut menghadiri Munas XI Depinas SOKSI Pusat/Foto SOKSI[/caption]

SOKSI yang lahir pada tahun 1960-an merupakan antitesis atau perlawanan terhadap berbagai organisasi yang berbau komunisme, ujar Alzier Dianis Thabranie.

SOKSI punya kepentingan menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara serta berkepentingan untuk terus terlibat pembinaan ideologi Pancasila kepada segenap elemen bangsa, katanya."

Menurut mantan tiga periode ketua Golkar Lampung itu, kurang elok jika keberadaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang bertugas mengawal pembinaan ideologi bangsa.

Karena, katanya, BPIP hanya didasarkan pada peraturan presiden saja. Lebih tepat, BPIP  diatur dalam undang-undang, ujar Alzier.

Keberadaan "perkumpulan SOKSI" yang didirikan pada tahun 2016, tak akan menghalangi penguatan dan konsolidasi SOKSI, katanya.

"Semua generasi tahu bahwa SOKSI didirikan oleh Prof. Suhardiman pada tahun 1960, kemudian juga turut membidani lahirnya Partai Golkar," katanya.

Ia melanjutkan, "Hingga akhir hayatnya pada tahun 2015, beliau selalu berjuang membesarkan SOKSI.

Jadi, kalau ada perkumpulan SOKSI yang didirikan pada tahun 2016, mereka bukanlah kesatuan dari SOKSI yang memiliki akar historis sebagai pendiri Partai Golkar.

Sementara itu, Plt. Ketua Umum SOKSI Bobby Suhardiman menambahkan bahwa SOKSI sebagai ormas yang turut membidani lahirnya Partai Golkar.

Oleh karena itu, kata dia, SOKSI juga akan memanfaatkan pelaksanaan munas sebagai ajang penguatan dan konsolidasi organisasi agar bisa membantu kemenangan Partai Golkar Pemilu 2024.

Beliau akan menegaskan bahwa SOKSI dan Partai Golkar merupakan satu kesatuan inti plasma perjuangan bangsa, pungkas Bobby.