Airlangga Hartarto Top of Mind Capres 2024 Pilihan Masyarakat

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/ Net
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/ Net

Calon presiden (capres) yang ada pada benak mayoritas masyarakat atau top of mind ternyata tertuju pada sosok Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.


Hal ini terekam dalam hasil survei terbaru Lembaga Penelitian Masyarakat (LPM) Milenium yang dirilis pada Senin (4/4).

Koordinator Penelitian LPM Milenium, Alamsyah Wijaya menuturkan, sosok Airlangga mengungguli sejumlah tokoh yang dalam beberapa hasil survei lembaga lain memiliki elektabilitas tinggi.

"Pilihan Capres dalam pertanyaan terbuka dalam survei ini, yakni siapa tokoh yang ada dipikiran responden? Hasilnya, Airlangga Hartarto memiliki elektabilitas 18,3 persen," ujar Alamsyah dalam keterangannya pada redaksi pada Senin (4/4).

Sementara itu, di bawah Airlangga terdapat nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mendapat elektabilitas 16,5 persen, yang disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan elektabilitas 14,1 persen, dan juga Ketua DPR RI Puan Maharani sebesar 5,1 persen.

"Setelah itu ada nama Moeldoko 4,7 persen, Dudung Abdurachman (4,6 persen), Anies Baswedan (3,5 persen) Khofifah Indar Parawansa (3,4 persen), AHY (3,3 persen), Muhaimin Iskandar (3,2 persen) Sandiaga Uno (1,3 persen), Erick Thohir (1,1 persen), dan tidak menjawab sebanyak 21,1 persen," sambungnya.

Selain itu, LPM Milenium juga memberikan pertanyaan tertutup kepada responden terkait 17 nama tokoh yang potensial menjadi capres di Pemilu Serentak 2024. Hasilnya tidak jauh berbeda, Airlangga yang juga menjabat Menko Perekonomian ini masih mengungguli Prabowo hingga termasuk Puan Maharani.

Dalam surveinya kali ini LPM Milenium melibatkan 2.200 responden warga negara Indonesia (WNI) yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki hak pilih, dan tinggal di 430 kabupaten/kota di Indonesia.

Survei yang dilakukan mulai tanggal 19-31 Maret 2022 ini memiliki margin of error kurang lebih 2,12 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.