Aksi Omnibus Law, Wakil Rakyat Bilang Aktivis PMII "Belum Lurus Kencing"

Seorang mahasiswa menunjuk Yozi Rizal tak terima dikatakan
Seorang mahasiswa menunjuk Yozi Rizal tak terima dikatakan

Ketua Komisi 1 DPRD Lampung Yozi Rizal mengatakan kepada aktivis PMII yang aksi penolakan UU Omnibus Law bahwa mereka "belum lurus kencing."


Ketika mengatakan hal itu, seorang rekannya sesama wakil rakyat menoelnya mungkin untuk mengingatkan Yozi Rizal. "Maksud Bapak apa ngomong gitu," tanya seorang mahasiswa.

Para aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Lampung merasa dilecehkan dengan kalimat seakan merendahkan perjuangan mereka.

Mereka rencana akan menuntut Yozi Rizal ke pihak kepolisian. Usai dialog dengan wakil rakyat, puluhan aktivis langsung ke Polda Lampung, Selasa (13/10), sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah diprotes aktivis PMII, Yozi Rizal mengatakan tak bermaksud melecehkan PMII. Maksud dia, dirinya sudah melakoni demo sebelum aktivis tersebut lahir.

Seorang mahasiwa berjaket biru menyesalkan kalimat wakil rakyat seperti itu. Yozi bersama ketiga rekannya saat dialog di ruang sidang DPRD Lampung itu minta mahasiswa agar tak membuat gaduh. 

Sehari sebelumnya, Senin (12/10), PMII sempat akan audiensi dengan anggota DPRD Lampung. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi oleh para wakil rakyat.

"Teman-teman seperjuangan  ini rumah siapa? Rumah rakyat bukan? Tapi sayang ternyata DPRD Lampung telah menyakiti hati rakyatnya," kata Ketua PMII Lampung Ahmad Hadi Baladi Ummah di tangga DPRD Lampung.

Ia mengatakan, anggota DPRD Lampung ini sudah tidak menjalankan amanah dari rakyat.

"Saya pastikan kita akan masuk dan menduduki DPRD Lampung ini dan tidak akan anarkis," ucapnya.

"Kami kesini untuk menagih permintaan kami yang kemarin yakni untuk mendatangkan pimpinan atau ketua DPRD Lampung ke hadapan teman-teman," katanya.

Namun, pada kenyataannya saat akan berdialog pimpinan DPRD Lampung tidak hadir atau menampakan diri, ujar Ahmad, Selasa (13/10).