Aksi puluhan mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung berakhir ricuh. Bahkan sejumlah mahasiswa terpaksa dilarikan ke rumah sakit diduga akibat tonjokan di bagian perut.
- Unila Sosialisasi Bijak Atur Gaji Agar Bisa Investasi
- Rektor Universitas Teknokrat Serahkan Dana untuk Korban Gempa Cianjur ke LLDikti Wilayah II
- Rektor Unila Prof Lusmeilia Lantik 7 Pejabat Baru
Baca Juga

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa FTK meminta rektor, kemeterian agama dan KPK untuk mengusut tuntas praktek pungli dan gratifikasi di kampus yang berbasis Islam tersebut.
Koordinator Lapangan Aksi, Afiful Hakim mengatakan ada oknum pejabat dan pegawai di FTK dengan mengatasnamakan kegiatan akademik, karep melakukan pungli kepada sejumlah mahasiswa.
“Semestinya praktik ini diawasi oleh pimpinan fakultas karena sebelumnya telah dikeluarkan fakta integritas terkait permasalahn punngli,” kata Afiful, Kamis (25/5).
Menurutnya, adanya indikasi sindikat penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang bekerjasama dengan pihak ICT dengan metode berbayar. Lalu dugaan gratifikasi dilakukan oleh dosen pembimbing skripsi yang meminta barang tertentu kepada mahasiswa bimbingannya.
“Dan itu harus dipenuhi, jika tidak maka dosen pembimbing enggan melayani bimbingan mahasiswa,” ujarnya.
Saat aksi tersebut tidak ada satupun pihak kampus menemui massa. Mereka demo di depan Gedung rektorat dengan disambut satpam yang berdiri memageri gedung. Hingga akhirnya ricuh.
- Unila dan Untirta Jalin Kerja Sama di Fakultas Kedokteran
- Universitas Teknokrat Terbaik Kedua se-Asia Tenggara
- Anila, Anggota Komunitas Voli UTI Raih 2 Medali pada Porprov