Aliansi Keramat: Satker Diskes Tanggamus Terindikasi Korupsi

Aksi Aliansi Keramat di depan Gedung Kejati Lampung/ RMOLLampung
Aksi Aliansi Keramat di depan Gedung Kejati Lampung/ RMOLLampung

Puluhan massa Aliansi Keramat menuntut Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mengusut tuntas dugaaan korupsi Satuan kerja (Satker) Dinas kesehatan (Diskes) Kabupaten Tanggamus.


Koordinator Lapangan Sudirman Dewa mengungkapkan, indikasi korupsi itu pada pelaksanaan seluruh kegiatan ataupun proyek tahun anggaran 2020 (DAK nonfisik). Mereka menduga telah terjadi penyimpangan dari RAB, mark-up dan adanya persengkongkolan atau pengondisian proyek pada beberapa kegiatan.

Di antaranya, pembangunan gedung PSC Diskes Rp999 juta terealisasi Rp819 juta, pembangunan IPAL Puskesmas Bandung Baru Rp454 juta terealisasi Rp368 juta, pembangunan gedung Puskesmas Bandung Baru Rp946 juta terealisasi Rp804 juta, pembangunan gedung farmasi Diskes Rp1,4 miliar, kontruksi rehabilitasi gedung kelas III Rp849 juta.

"Dugaan korupsi itu berdasarkan laporan tim investigasi LSM Keramat, sehingga kami meminta kepada penegak hukum segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan melawan hukum yang dilakukan oleh oknum-oknum di lingkungan Diskes Tanggamus," katanya Gedung Kejati Lampung, Jl Wolter Monginsidi, Bandarlampung, Selasa (29/9).

Selain itu, ia juga mendesak pihak BPKP dan BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung untuk segera melakukan audit secara benar, serta melakukan investigasi atas kerugian negara.