Aliran Uang Suap Karomani Jadi Salah Satu Fokus Penyelidikan KPK

Rektor Unila Prof. karomani/net
Rektor Unila Prof. karomani/net

Aliran penggunaan uang suap yang diterima Rektor Universitas Lampung dkk menjadi salah satu fokus penyelidikan KPK. hal itu didalami dengan memeriksa saksi Manager Informa Furniture Lampung, Haditiya Rayi Setha A, Kamis (20/10).


"Saksi hadir dan didalami pengetahuannya di antaranya terkait adanya dugaan aliran penggunaan uang oleh tersangka Karomani," ujar Plt Jubir KPK Ipi Maryati Kuding, Jumat (21/10).

Selain itu, KPK masih menelusuri kebijakan sepihak Karomani untuk meluluskan mahasiswa lewat jalur mandiri Unila tahun 2022 dengan memeriksa tujuh saksi lainnya di Polresta Bandar Lampung.

Di antaranya, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Asep Sukohar, Wakil Rektor I Universitas Riau Nur Mustafa, Dosen Universitas Sriwijaya Entis Sutisna Halimi, dan Dekan Teknik Unila Helmy Fitriawan.

Selanjutnya, Dekan I Fakultas Hukum, Rudi Natamiharja, Dekan Fisip Unila, Ida Nurhaida, dan Dosen Unila Mualimin

"Para saksi hadir dan Tim Penyidik masih melakukan pendalaman materi melalui pengetahuan para saksi tersebut di antaranya terkait adanya dugaan kebijakan sepihak tersangka KRM melalui beberapa orang kepercayaannya untuk mengakomodir penerimaan mahasiswa baru yang bersedia memberikan sejumlah uang sehingga bisa diluluskan," sambungnya.