Almisbat Lampung Beri Jokowi Jempol Atas Penanganan Covid-19

Resmen Kadapi/Foto Ist
Resmen Kadapi/Foto Ist

Ketua BPD Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) Lampung Resmen Kadafi memberikan jempol atas kebijakan penanganan pandemi Covif-19 oleh Presiden Jokowi.


"Kami 267,5 juta jiwa rakyat Indonesia bersamamu melawan pandemi," ujarnya kepada Kontributor Kantor Berita RMOLLampung Muzzamil, Rabu (3/11).

Mantan demonstran gerakan mahasiswa dekade 2000-an Lampung yang jadi relawan pemenangan Jokowi pilpres 2019, dirinya tak meragu bersama Presiden Jokowi Covid-19 akan berlalu dari muka bumi ini.

"Covid-19 tak pandang suku, agama, etnis, golongan darah, status sosial, sudah ngopi apa belum, kalau bandel tak pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, siap-siap virus masuk ke dalam tubuh siapapun," katanya.

"Arahan Presiden bukan cuma buat menteri, pimpinan lembaga negara, duta besar dan konsul, pimpinan-prajurit TNI Polri, Satgas Penanganan Covid-19, dan kepala daerah saja, kita semua harus sama-sama patuhi arahan beliau (Jokowi)," kata aktivis HMI ini.

Wasekjen BPN Almisbat Hendrik Dikson Sirait itu juga mengajak seluruh rakyat Indonesia bersatu-padu dan tetap senantiasa semangat, sadar dan sabar.

"Mari kita terus singsingkan lengan, hunus senjata terbaik melawan pandemi lewat 3 M: memakai masker, menjaga jarak fisik, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir," ajaknya.

"Jangan sampai wahai para saudara-saudaraku tercinta, gelombang kedua pandemi hampiri Bumi Pertiwi, bisa ambyar kita," ujar Resmen Kadafi.

Jokowi

Di Indonesia, kasus Covid-19 lebih rendah 13,78 persen dibandingkan dunia 25,22 persen. Angka kesembuhan makin baik, yakni 82,84 persen lebih tinggi dari rerata dunia 72 persen.

Namun, Indonesia harus kerja amat super ekstra keras, persentase kasus wafat akibat Covid-19 Indonesia masih lebih tinggi yakni 3,38 persen dibandingkan rerata dunia 2,5 persen.

Kondisi itu tantangan bagaimana mengatur dan menjaga titik keseimbangan antara penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi, kata Presiden Jokowi pada Sidang Paripurna Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/11).

Presiden Jokowi merujuk fakta perkembangan gawat kembali melonjaknya kasus positif Covid-19 di belahan Eropa, seperti di Italia, Jerman, Perancis, juga Spanyol. 

Selain meminta kesiapsiagaan semua pihak mengantisipasi lonjakan serupa di Tanah Air, dia mengimbau rakyat Indonesia tetap waspada ancaman Covid-19, patuhi protokol kesehatan.

“Hati-hati, di Eropa muncul gelombang kedua Covid-19 yang naik drastis. Jangan sampai kita teledor, jangan kita kehilangan kewaspadaan sehingga kejadian itu terjadi di negara kita,” ujar Presiden Jokowi.