Alzier Dan Budiman AS Soal Pencopotan Kepsek

Suasana saat Kepala SMPN 16 Purwadi salam perpisahan dengan para guru/Foto Ist
Suasana saat Kepala SMPN 16 Purwadi salam perpisahan dengan para guru/Foto Ist

Pencopotan kepsek terkait Pilwalkot Bandarlampung mengundang komentar Alzier Dianis Thabranie dan Budiman AS. Keduanya punya sikap yang berbeda.


Alzier Dianis Thabranie, tokoh politik senior, mengatakan Kepala SMPN 16 Purwadi seharusnya menjaga netralitas pada Pilwalkot 2020. 

"Mau siapapun, apapun pangkatnya, kalo status ASN tidak netral, ya, harus diberhentikan," katanya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Senin malam (12/10).

Lain lagi pendapat anggota DPRD Lampung dari Dapil Bandarlampung, Budiman AS menyayangkan pencopotan purwadi karena menerima handuk dari rumah tim cawakot.

Budiman mengatakan seharusnya Wali Kota Herman HN bersikap praduga tak bersalah. Sang kepsek diproses terlebih dulu di Inspektorat, katanya.

Menurut Alzier, sudah betul sikap Herman HN. Saat seperti ini, perlu sikap tegas seperti Herman HN agar ASN tak bermain-main dalam pilkada, apalagi masa kampanye ini.

Dijelaskan Alzier, netralitas itu artinya sikap tidak ikut bagian salah satu pihak, baik itu membantu dan atau menerima apapun, tidak berafiliasi, baik secara aktif maupun pasif. 

Berdasarkan UU No.5 Tahun 2014, setiap ASN tidak boleh berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapa pun, baik aktif maupun pasif.

Sebelumnya, ketika ditanyai awak media alasan pemecatan Purwadi, Herman HN mengatakan tidak boleh melanggar aturan.

"Gak boleh melanggar aturan, itu saja," kata Herman HN usai menemui massa aksi tolak Omnibus Law. 

Saat ditanya aturan apa yang dilanggarkan, Herman HN enggan menjelaskan. "Ya aturan, saya yang tahu," ujarnya. 

Secara terpisah, Purwadi mengaku ikhlas atas keputusan pemerintah kota Bandarlampung yang memecatnya dan menjadikan guru biasa di SMPN 26 Bandarlampung.

"Saya ikhlas, rela karena itu sudah ketentuan dari Allah SWT, ya sudah saya terima dengan senang hati. Saya laksanakan sesuai dengan keputusan itu," ujarnya.