Alzier Sarankan Pecat Komisioner Bawaslu Dan KPU Bandarlampung

Alzier Dianis Thabranie/Ist
Alzier Dianis Thabranie/Ist

Alzier Dianis Thabrani (ADT), politikus senior, ikut bersyukur atas keputusan Mahkamah Agung (MA) yang telah memenuhi rasa keadilan masyarakat Kota Bandarlampung.


MA menganulir putusan Bawaslu Lampung dan KPU Bandarlampung yang mendiskualifikasi Paslon No.3 Eva-Deddy yang memeroleh suara terbanyak dalam Pilwalkot 2020.

"Kebenaran akhirnya muncul juga lewat keputusan MA," kata gubernur terpilih pada Pilgub 2002 kepada Kantor Berita RMOLLampung, Rabu malam (27/1).

Mantan tiga kali ketua Partai Golkar Lampung itu berharap Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menindaklanjuti laporan Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB).

Ketua KRLUPB Rakhmat Husein Darma Cane menilai suasana politik di Lampung ini sudah tidak benar lagi, demokrasi menjadi rusak kalau misalkan uang menjadi penentu dari sebuah pertarungan politik. 

Dia berharap laporan Rakhmad Husain DC dapat ditindak tegas DKPP RI. "Minimal dipecat, tidak jadi penyelengara Pemilu dan pilkada di Provinsi Lampung ini," ujarnya.

Menurut ADT, jika tidak diambil langkah-langkah tegas, keputusan para komisionernya kemungkinan bisa kembali merusak demokrasi daerah ini.