Anggaran Belanja dan Transfer Daerah Lampung 2021 Mencapai Rp7 Triliun

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi serahkan Laporan Anggaran 2021 kepada Ketua DPRD Mingrum Gumay/ Ist
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi serahkan Laporan Anggaran 2021 kepada Ketua DPRD Mingrum Gumay/ Ist

Anggaran Belanja dan Transfer Daerah Lampung Tahun Anggaran 2021 mencapai Rp7,0 triliun dari total anggaran Rp7,5 triliun.


Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Sidang Paripurna tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung, Senin (4/7).

Dia merincikan anggaran belanja dan transfer daerah sudah terealisasi sebesar Rp7.097.651.401.591,13 atau terealisasi sebesar 95,16 persen dari total anggaran belanja sebesar Rp7.557.497.851.948,54.

"Secara garis besar, realisasi belanja dan transfer daerah tersebut terdiri dari realisasi belanja operasi sebesar Rp5,1 triliun (Rp5.151.247.340.067),"rincinya.

Lalu, realisasi belanja modal sebesar Rp849,6 miliar (Rp 849.692.114.832,21 atau terealisasi sebesar 91,91 persen dan belanja tidak terduga terealisasi sebesar Rp126.400.000,00 atau terealisasi sebesar 0,42 persen.

"Kemudian, untuk belanja transfer terealisasi sebesar Rp1.096.585.546.691,00 atau terealisasi sebesar 87,66 persen," ujar Arinal.

Sedangkan dari sisi pembiayaan, yang terdiri dari penerimaan dan pengeluaran pembiayaan yaitu pembiayaan terealisasi sebesar Rp182.638.158.429,09 (Bersumber dari penerimaan SILPA tahun 2021).

"Penerimaan pengeluaran pembiayaan terealisasi sebesar Rp171.176.332.704,00 (Merupakan Penyertaan Modal kepada Badan Usaha Milik Daerah dan pembayaran pokok utang pinjaman daerah," kata dia.