Anggota DPRD Nurdin Habim Dipanggil KPK Terkait Gratifikasi Lampura

Nurdin Habim/Ist
Nurdin Habim/Ist

Anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dari Partai Gerindra Nurdin Habim dipanggil penyidik KPK dalam perkara dugaan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampura.


Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, mantan Wakil Ketua DPRD Lampura itu diperiksa sebagai saksi dalam perkara yang belum diumumkan tersangkanya ini.

Selain Nurdin, lima saksi lain yang dipanggil yakni Kastamto (Wiraswasta/Direktur CV Bumi Karya Konsultan), Novie Rismarianty (ASN), Andi Krisna (Direktur CV Buay Panembahan), Septo Sugiarto (Swasta/Direktur CV Trisman Jaya), Puji Priyanto (Honorer Dinas PUPR).

"Pemeriksaan saksi, penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gratifikasi di Pemkab Lampung Utara," ujar Ali Fikri, Rabu (25/8).

Ia juga mengatakan, tujuh saksi yang dipanggil Selasa (24/8) hadir memenuhi panggilan. Mereka adalah Kasubsi Sarana Kerja LP Kelas IIA Kotabumi Andrio Sangun, Pengelola PT Sinergi Bina Sejahtera & CV Putra Nirwana Ansyori Sabak, Ahmad Dani, Amrulllah Uzir, dan Indra Jaya Hamzah dari pihak swasta.

Kemudian, pensiunan ASN, M. C. Tripriyanto Indi Yuniharso dan perwakilan CV Putra Abung  & CV Amar Jaya Perkasa yakni Andi Achmad Jaya.

"Para saksi hadir (24 agustus 2021) dan dikonfirmasi antara lain terkait dugaan aliran sejumlah dana berupa fee berbagai proyek yang diberikan kepada pihak yang terkait perkara," kata Ali Fikri.