Anggota DPRD Pesawaran Bantah Zinah, Polda Terus Proses

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad/Tuti RMOLLampung
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad/Tuti RMOLLampung

Polda Lampung masih memeroses dugaan perzinahan yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Pesawaran berinisial ES (58) dengan MF (50), suami dari pelapor SA (50).


"Penyidik sedang memeroses laporan SA apakah unsur-unsurnya terpenuhi atau tidak," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Jumat (23/4).

Dijelaskannya, Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Lampung telah menerima laporan SA, Rabu (21/4). Laporan tersebut akan diproses Ditreskrimum.

"Ditreskrimum yang akan melakukan penyelidikan dan penyidikan," ujar Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

Menurut SA, perzinahan yang terjadi di dalam mobil di pantai Duta Wisata, Telukbetung, Kota Bandarlampung, 25 Oktober 2019. SA menyerahkan pula bukti berupa video.

ES Bantah Zinah

Wakil Ketua Komisi II DPRD Pesawaran ES membantah laporan perzinahan yang dituduhkan kepadanya. Dia dan keluarganya merasa dirugikan atas tudingan tersebut.

“Saya tidak merasa melakukan hal tersebut. Saya dan keluarga merasa sangat dirugikan dengan adanya pemberitaan tentang itu," ujarnya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (23/4).

Menurutnya, meski merasa tidak melakukan hal tersebut, Ia akan tetap menghormati prosedur hukum. "Saya menghormati prosedur serta proses hukum yang berlaku di negara kita ini,” tuturnya.

Dia juga mengaku masih konsultasi dengan kuasa hukum dan akan mengambil langkah hukum terkait permasalahan ini.

Ketua Fraksi Gerindra itu juga meminta kepada pihak terkait untuk mengedepankan asas praduga tidak bersalah.

“Dengan segala hormat, mari bersama-sama kita hormati prosedur hukum yang berlaku dan mengedepankan asas praduga tidak bersalah,” pungkasnya.