Aparatur Desa di Lamtim Curhat Belum Digaji, Hotman Paris Tegur Gubernur Arinal dan Bupati Dawam

Unggahan Hotman Paris/ instagram @hotmanparisofficial
Unggahan Hotman Paris/ instagram @hotmanparisofficial

Pengacara kondang Hotman Paris ikut bersuara terkait ada ratusan aparatur desa di Lampung Timur (Lamtim) yang penghasilan tetap (Siltap) tahun 2022 belum dibayar hingg enam bulan.


Ia mengunggah video berdurasi 2 menit 49 detik berisi curhatan hati (curhat) Kepala Desa Surya Mataram, Ismail Subing ke akun instagramnya @hotmanparisofficial, Selasa (13/9).

Pada captionnya, Hotman Paris bahkan memberi peringatan kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo untuk memberikan perhatian pada kasus itu.

"Halo sahabat saya Gubernur Lampung dan Bupati Lampung Timur, tolong perhatikan nasib para bawahanmu ini," tulis caption Hotman Paris di akun instagram @hotmanparisofficial.

Pada video itu, Kepala Desa Surya Mataram, Ismail Subing menyampaikan bahwa, di Lamtim terdapat 264 desa di mana aparatur desanya belum digaji selama 6 bulan. Hal ini baru pertama kali terjadi sejak Kabupaten Lamtim berdiri tahun 1999.

"Informasi dari bupati Lamtim sedang defisit sehingga gaji kamu belum dibayar. Jumlah gaji kami (Desa Surya Mataram) kepala desa per triwulan Rp7.350.000 dan sekretaris Rp6.690.000," ujarnya.

Ia melanjutkan, kaur dan kasi sebanyak enam orang Rp36,9 juta, kadus tujuh orang Rp47,5 Juta, BPD sembilan orang Rp9,7 juta, LPM 30 orang Rp9Juta, RT 40 orang Rp54 juta, Linmas 31 orang Rp9,3 juta dan operator desa Rp2,1 juta. 

Total gaji satu triwulan Rp196,5 Juta, untuk enam bulan atau dua triwulan Rp393 Juta yang masih belum dibayar oleh Pemkab Lamtim.

"Kami mohon bantuan agar gaji kami bisa direalisasikan secepatnya," pungkas Ismail Subing dalam videonya.

Sebelumnya, ratusan perangkat desa mewakili 264 desa di Lamtim menggeruduk kantor Bupati dan DPRD setempat, Senin (11/9).  Mereka mendesak agar Siltap yang tertinggal selama enam bulan segera dibayar.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Lamtim Tarmizi menyampaikan bahwa, pihaknya tahun ini telah menganggarkan tuntutan perangkat desa melalui APBD dan APBD Perubahan tahun 2022 termasuk untuk melunasi tunggakan ADD triwulan keempat di tahun 2021. 

"Sehingga, Pemkab Lampung Timur menyediakan anggaran lebih dari Rp 60 miliar untuk membayar ADD selama tiga triwulan atau sembilan bulan di tahun 2022," katanya.