APBD Lampung 2022 Disepakati, Pendapatan Rp6,5 T dan Belanja Rp7 T

Suasana Sidang paripurna/Faiza
Suasana Sidang paripurna/Faiza

Pemerintah Provinsi dan DPRD Provinsi Lampung menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2022, Kamis (25/11).


Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan ada tiga poin yang disepakati yakni di antaranya Pendapatan Daerah sebesar Rp6,5 Triliun (Rp6.558.085.742.933,00), Belanja Daerah sebesar Rp7 Triliun (Rp7.011.699.025.933) dan pembiayaan netto sebesar Rp453,6 Juta. 

Hal ini disepakati dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II Dalam Rangka Laporan Badan Anggaran DPRD TA 2022, Pembacaan Keputusan DPRD, dan Penandatanganan Raperda APBD Lampung TA 2022.

Arinal melanjutkan, dalam Rancangan APBD TA 2022 ini perhitungan alokasi fungsi Pendidikan telah mencapai 25 persen dari Belanja Daerah.

Kemudian, perhitungan alokasi fungsi Kesehatan telah mencapai 12 persen dari Belanja Daerah di luar gaji serta perhitungan alokasi Pendidikan dan pelatihan ASN telah mencapai 0,56 persen dari Belanja Daerah. 

"Pandangan terhadap kesamaan pemahaman Raperda tentang APBD TA 2022 ini sangat penting artinya bagi kita semua untuk secara bersama-sama mengoptimalkan dan menyempurnakan biayanya sehingga berkualitas dan berdaya guna," ujarnya. 

Ketua Golkar Lampung itu melanjutkan, Raperda yang telah disetujui bersama ini akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri untuk dievaluasi lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.