AWPI Laporkan Kekerasan Terhadap Anggotanya Ke Polisi

Ketua AWPI Lampung Deni Kurniawan/Foto Pribadi
Ketua AWPI Lampung Deni Kurniawan/Foto Pribadi

DPD Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Lampung melaporkan kekerasan yang dilakukan Panitia Bupati Cup Lampung Utara terhadap wartawan kepada kepolisian.

Menurut Ketua DPD AWPI Lampung Deni Kurniawan, pihaknya telah melaporkan pemukulan oleh Ketua Panitia Bupati Cup Juanda Basri terhadap Ardy Yohaba dari SCTV-Indosiar.

Ardy Yohaba bersama Deferi zan (Ketua) dan Heri yanto (Sekertaris) Badriansyah dan jajaran DPC AWPI Lampung Utara telah melaporkannya ke Mapolres Lampung Utara, Jumat (28/8).

Mereka diterima Ka.Spkt. Ipda Pol. Irwanto, Unit Sentra Pelayanan (SPKT) dengan nomor Laporan Polisi : LP/855 /B/VIII/2020/POLDA LAMPUNG/RES LU.

Diceritakan Deni lewat relis yang dikirim ke RMOLLampung, Sabtu (29/8), peristiwa terjadi ketika Ardy hendak mengklarifikasi kericuhan di Stadion Sukung Kelapa Tujuh, Jumat (28/8).

Ardy mengatakan sebelum pemukulan, kamera miliknya dirampas oleh Juanda Basri. Dia mengalami luka di pelipis kanan. Kamera lalu dikembalikan tapi baterainya hilang.

"Saya datang untuk konfirmasi terkait kericuhan pertandingan. Bicara sebentar, Juanda Basri, memukul dan menyita kamera saya,” ujar Ardy. 

Deni mengatakan akan terus mencari keadilan terhadap kerasan yang dialami wartawan. "Semua pihak harus belajar memahami fungsi pers agar peristiwa serupa tak terulang lagi," katanya.

Ada ancaman pidana bagi siapapun yang menghambat ataupun menghalangi kerja jurnalistik. Hukuman pidana maksimal dua tahun penjara atau denda Rp500 juta sesuai pasal 18 UU NO. 40 tentang Pers.