Banjir Belum Surut, 68 KK Warga Rawa Kijing Bertahan di Tenda Pengungsian

Warga bertahan di tenda pengungsian/ Ist
Warga bertahan di tenda pengungsian/ Ist

Sebanyak 68 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Rawa Kijing Desa Sindang Garut Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran masih bertahan di tenda-tenda pengungsian akibat banjir sejak 24 Okotober dan sampai saat ini belum surut.


Menurut salah satu warga Zohir mengatakan, sampai saat ini masih ada sebagian warga yang bertahan ditenda pengungsian yang mereka buat diatas tanggul.

"Kurang lebih masih terdapat 68 KK yang tinggal di tanggul, dikarenakan sampai saat ini air masih setinggi pinggang orang dewasa, jadi mereka belum bisa kembali ke rumah," kata Zohir, Jumat (28/10).

Sementara, Camat Way Lima Iksan Iskafi mengatakan, masih ada beberapa rumah warga yang terisolir akibat masih tingginya air banjir yang merendam.

"Kalau di Dusun Rawa Kijing ini karena dusun kantong terdapat 130-an KK yang tinggal disana, namun sebagian sudah kembali ke rumah dan sebagiannya lagi ada yang mendirikan tenda di pinggir tanggul, ada juga yang tinggal di posko darurat yang kita dirikan," kata Iksan melalui sambungan telepon.

Dikatakan, untuk pendistribusian makanan bagi korban banjir, pihak Pemkab telah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan para korban, sedangkan sebagian lagi ada yang diberikan bahan pokoknya saja.

"Kalau dapur umum inikan hanya bisa mencakup warga yang terdapat di lingkungan sini saja, sedangkan untuk warga yang mendirikan tenda di tanggul, kita memberikan bahan pokoknya saja, kemudian mereka yang masak sendiri," kata dia.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, untuk akses jalan sampai saat ini menuju lokasi Dusun Rawa Kijing masih terisolir, hanya bisa dilalui oleh perahu karet.

"Jadi kita yang berada di sini, kalau mau mendistribusikan bantuan hanya bisa menggunakan perahu karet yang disiapkan oleh BPBD. Begitu juga untuk petugas kesehatan mereka menggunakan perahu karet kalau mau mengecek kesehatan para warga," pungkasnya.