bank bjb Raih Top 50 Emiten Tata Kelola Perusahaan Terbaik di 13th IICD Governance Award

IICD top 50 BJB./Ist
IICD top 50 BJB./Ist

bank bjb meraih penghargaan Top 50 Emiten sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar (Big Cap PLCs) yang menerapkan praktik tata kelola perusahaan terbaik dalam ajang 13th IICD Governance Award.


Penghargaan diberikan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) bekerja sama dengan Berita Satu, di Jakarta, Jumat, 27 Mei 2022.

Penilaian award diberikan berdasarkan kapitalisasi pasar terbesar dengan menggunakan metode penilaian ASEAN CG Scorecard.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bukti nyata komitmen bank bjb dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap langkahnya.

Implementasi tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dalam diri perseroan adalah hal fundamental untuk mewujudkan prestasi kerja di setiap lini.

“bank bjb senantiasa menjalankan tata kelola perusahaan dan manajemen risiko serta kepatuhan yang baik dalam seluruh proses bisnisnya. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen kami untuk mencapai visi dan misi pertumbuhan perusahaan. Sekaligus juga memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” kata Widi.

Menurut Widi, penghargaan pada bidang GCG ini akan menjadi pelecut semangat bagi seluruh insan bank bjb untuk terus mempertahankan kinerja terbaik sekaligus berinovasi demi mengakselerasi pertumbuhan perseroan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.

bank bjb percaya, penerapan prinsip GCG yang konsisten dan terjaga baik akan memberikan dampak kepada upaya untuk terus memperbaiki kualitas dan membentuk karakter perusahaan yang kuat dan adaptif untuk menghadapi tantangan yang diperlukan ada dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan usaha.

"Pencapaian positif yang diperoleh bank bjb tidak bisa dilepaskan dari peranan penerapan prinsip GCG secara konsisten. Penerapan prinsip tata kelola yang baik menjadi salah satu instrumen mitigasi risiko yang berfungsi sebagai jaring pengaman sehingga bank bjb dapat memiliki rasa aman dalam melakukan ekspansi di setiap lini usaha," pungkas Widi.