Bank Lampung Bahas Penyertaan Modal dan Lantik Direktur Bisnis

Komisaris Utama Bank Lampung Fahrizal Darminto/ Vera Afrianti
Komisaris Utama Bank Lampung Fahrizal Darminto/ Vera Afrianti

Bank Lampung mengelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) secara tertutup untuk membahas penyertaan modal serta melantik direktur bisnis yang baru.


Sebelum membahas penyertaan modal, rapat ini resmi melantik Ahmad Jahri Sebagai Direktur Bisnis Bank Lampung.

Ia dilantik mengantikan Nurdin Hasboena yang meninggal akibat terpapar Covid-19 pada Minggu (13/12) lalu.

Komisaris Utama Fahrizal Darminto mengatakan, RUPS-LB ini tentang menyetujui dan mengesahkan Ahmad Jahri sebagai Direktur Bisnis Bank Lampung mengantikan almarhum (Nurdin Hasboena).

"Kalau semua tahapan sudah dilakukan melalui fit and proper test dan otoritas jasa keuangan (OJK) dan semuanya juga berjalan lancar," katanya di Ballroom Hotel Novotel, Kamis (16/9).

Selain itu, rapat tertutup ini juga membahas terkait pernyertaan modal bagi para pemegang saham, diantaranya pemerintah Provinsi Lampung dan kabupaten/kota Se Lampung.

"Sudah dikoordinasikan maka ditetapkan dan diprioritaskan untuk menambah modal karena untuk kabupaten/kota yang masih kecil," ujar Fahrizal Darminto yang juga sebagai Sekdaprov Lampung.

Direktur Bisnis Bank Lampung Ahmad Jahri mengaku, akan lebih fokus pada sektor komersial dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta akan membangun ekosistem desa dan pasar.

"Tetapi tetap saja harus berpatokan pada Captive Market yakni kredit konsumer dan kredit konsumsi, mungkin itu yang kita kembangkan kedepannya," tutupnua.