Bank Lampung Berburu Modal, Ini Jumlah Setoran Pemegang Saham

Komisaris Utama Bank Lampung Fahrizal Darminto/ Vera Afrianti
Komisaris Utama Bank Lampung Fahrizal Darminto/ Vera Afrianti

PT. Bank Lampung mengaku akan berburu modal dengan menjajaki sejumlah patner strategis Kelompok Usaha Bank (KUB) seperti Bank DKI, Bank Jatim, BRI, dan Bank Mega.


Penjajakan dilakukan lantaran setoran pemegang saham Pemprov Lampung dan Kabupaten/Kota belum mencapai Rp2 triliun.

Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) 2021, dipimpin Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di Novotel Bandarlampung, Kamis (16/9). 

Sementara, hingga saat ini modal inti Bank Lampung belum mencapai Rp2 Triliun pada tahun 2021.

Modal inti harus sebesar Rp3 triliun pada tahun 2024 sesuai dengan ketentuan OJK No. 12/POJK.03/2020.

Dalam RUPS-LB yang disampaikan Direksi Bank Lampung, hingga Agustus 2021 Modal Inti Bank Lampung baru Rp1,128.44 triliun. Dana ini merupakan setoran modal dari pemegang saham.

Pada RUPS-LB ini juga sekaligus pelantikan Direktur Bisnis Achmad Jahri, MH sepeninggalan mendiang M Nurdin. Bank Lampung juga mengundi grand prize Simpedas Lokak dengan nilai Rp 100 juta.

Berikut Modal Setoran Pemegang Saham PT. Bank Lampung:

1. Pemprov Lampung : Rp.176,685,900,000

2. Pemkot Bandarlampung : Rp.25,000,000,000

3. Lampung Selatan : Rp25,000,000,000

4. Kota Metro : Rp23,081,450,000

5. Lampung Tengah : Rp21,347,230,000

6. Lampung Utara : Rp19,573,350,000

7. Lampung Barat : Rp15,707,720,000

8. Pringsewu : Rp11,500,000,000

9. Tanggamus : Rp11,388,640,000

10. Tulangbawang : Rp11,152,130,000

11. Way Kanan : Rp11,300,000,000

12. Mesuji : Rp9,263,530,000

13. Pesisir Barat : Rp8,500,000,000

14. Tulangbawang Barat : Rp6,000,000,000

15. Lampung Timur : Rp5,880,780,000

16. Pesawaran : Rp5,755,620,000

17. PPKAR Sai Rasan : Rp6,929,480,000.

Total : Rp394,064,830,000.