Bantah Korupsi Rp5 M, Mantan Kadis PUPR Lamsel Minta Hukuman Ringan

Suasana sidang kasus korupsi Dinas PUPR Lamsel/Faiza RMOLLampung
Suasana sidang kasus korupsi Dinas PUPR Lamsel/Faiza RMOLLampung

Mantan Kadis PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi membantah korupsi hingga Rp5 miliar. Dia juga membantah mengantur proyek.


Hermansyah menyampaikan hal itu dalam sidang dengan agenda pledoi (pembelaan) di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kota Bandarlampung, Rabu (2/6).

Semenjak pemeriksaan awal, Hamidi bersikeras membantah semua tuduhan jaksa. Proyek Dinas PUPR diatur oleh Syahroni atas perintah Bupati Zainuddin Hasan melalui Agus Bhakti Nugroho, ujarnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Taufiq Ibnugroho mengatakan, pihaknya mendengarkan pledoi terdakwa namun tetap pada tuntutan yang sudah dibacakan. 

Lewat telekonferensi dari Lapas, Hermansyah mengatakan sangat menyesal atas apa yang sudah dilakukan selama ini. 

"Saya minta maaf kepada keluarga danbmasyarakat Lamsel," katanya.

Sidang selanjutnya akan digelar dua pekan lagi dengan agenda pembacaan tuntutan JPU KPK, Rabu (16/6).