Baru 70 Dari 126 Kelurahan Di Bandarlampung Setop BAB Sembarangan

Febrilia Ekawati/Ist
Febrilia Ekawati/Ist

Berdasarkan data monev sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) 2020, baru 70 dari 126 kelurahan di Kota Bandarlampung yang telah dinyatakan Open Defecation Free (ODF) atau setop buang air besar (BAB) sembarangan. 


Kelurahan itu terdiri dari di Rajabasa (7), Sukarame (6), Wayhalim (6), Langkapura (5), Labuhanratu (6), Tanjungsenang (5), Kemiling (8), Panjang (6), Tanjungkarang Barat (4) dan Kedamaian (3). 

Selanjutnya, Sukabumi (3), Bumiwaras (2), Kedaton (2), Tanjungkarang Pusat (2), Tanjungkarang Timur (1), Telukbetung Barat (1), Telukbetung Timur (1), Enggal (1), Telukbetung Selatan (1). 

Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Febrilia Ekawati mengatakan walaupun telah tercatat 70 kelurahan yang ODF sanitasi, namun sanitasi aman di Bandarlampung masih 0,13 persen.  

"Target tahun 2024, sanitasi aman Bandarlampung mencapai 12 persen. Saat ini masih jauh dari target," ujarnya, Sabtu (21/11).

Ia berharap Pemkot Bandarlampung lebih optimal lagi dalam mengambil kebijakan khusunya perihal sanitasi. "Agar target yang diinginkan tercapai," jelasnya.