Baru Keluar Penjara, Residivis Ditangkap Usai Curi HP di RSUD Batin Mangunang

Tersangka pencurian di RSUD Batin Mangunang/istimewa
Tersangka pencurian di RSUD Batin Mangunang/istimewa

Seorang tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) bernama DS alias Dede (28) warga Pekon Ketapang Kecamatan Limau dibekuk Polsek Kota Agung Polres Tanggamus.


Kapolsek Kota Agung AKP Sugeng Sumanto mengatakan, tersangka merupakan residivis yang telah 3 kali keluar masuk penjara dalam kasus Curat baik sepeda motor maupun barang elektronik di sejumlah wilayah Kabupaten Tanggamus. 

"Pengakuan tersangka 5 TKP di Kota Agung. Tersangka juga merupakan residivis, telah 3 kali masuk penjara dan baru keluar 2,5 bulan dari Lapas," kata Kapolsek, Rabu (22/6).

Dalam kasus terbarunya, tersangka dilaporkan oleh korban Wahyudi (19), warga Wonosobo Tanggamus atas dugaan Curat Handphone di kamar rawat inap RSUD Batin Mangunang Kota Agung. 

Menurut keterangan Wahyudi, pada Senin, 20 Juni 2022 pukul 03.00 WIB dirinya berada diruang rawat inap Verinatologuli RSUD Batin Mangunang sedang menunggu anak keluarganya yang sedang sakit dan meletakan HP sambil dicharger.

Malam tersebut, korban mengaku sempat tertidur dan pada sekitar pukul 03.00 WIB, korban terbangun tidak lagi mendapati HPnya ditempat semula, sehingga ia menyadari telah terjadi pencurian.

"Atas kehilangan tersebut, korban mengalami kerugian HP Vivo Y91C senilai Rp1,5 juta, sehingga melapor ke Polsek Kota Agung untuk ditindaklanjuti," jelasnya.

Ia melanjutkan, petugas berhasil menangkap tersangka dalam tempo 8 jam setelah korban melapor. 

Pihak kepolisian berhasil menangkap setelah melihat bukti rekaman CCTV alat parkir saat masuk dan keluar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang. Tersangka terlihat bersama dua rekannya yang telah diidentifikasi dan dalam pengejaran. 

"Tersangka berhasil teridentifikasi dan ditangkap pada Senin (20/6) pukul 11.00 WIB saat berada di wilayah Kota Agung Timur," kata AKP Sugeng Sumanto, Rabu (22/6).

AKP Sugeng Sumanto melanjutkan, pihaknya mengamankan barang bukti berupa 2 Handphone Vivo Y91C dan Oppo, 1 kunci letter T,  linggis kecil dan obeng. 

Setelah diperiksa, tersangka mengakui pernah membobol salah satu bengkel di wilayah Pekon Terbaya Kota Agung, dan menggasak sejumlah barang di bengkel tersebut sekitar sebulan lalu. 

"Pengakuan tersangka 5 TKP di Kota Agung. Tersangka juga merupakan resedivis, telah 3 kali masuk penjara dan baru keluar 2,5 bulan dari Lapas," sambungnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana dengan anncaman maksimal 7 tahun penjara. 

Tersangka DS saat di Polsek Kota Agung mengatakan, bahwa ia melakukan pencurian handphone bersama 2 rekannya dengan berpura-pura hendak mengunjungi keluarganya.

Kemudian, saat melintasi kamar korban, ia melihat handphone sedang di cas di salah satu ruangan dan dua rekannya langsung melakukan pencurian.

"Yang ambil itu temen saya, saya ngawasin situasi. Setelah dapet, HP saya bawa pulang," kata DS.