Bawa Kabur Motor Teman Saat Mandi, Warga Kuala Teladas Ditangkap

Pelaku curanmor, YF alias PG alias ON warga Kampung Kuala Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulangbawang/Polres Tulangbawang
Pelaku curanmor, YF alias PG alias ON warga Kampung Kuala Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulangbawang/Polres Tulangbawang

Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


"Pelaku curanmor yang ditangkap pada Rabu (9/6) pukul 01.00 WIB, berinisial YF alias PG alias ON (37), warga Kampung Kuala Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulangbawang yang merupakan teman dekat korban," ujar Kasatreskrim AKP Sandy Galih Putra, mewakili Kapolres AKBP Andy Siswantoro.

Dari tangan pelaku ini berhasil disita barang bukti (BB) berupa sepeda motor Honda CB15A1RRF M/T warna merah, B 3129 NZK, milik korban.

Kasat menjelaskan, Minggu (30/5), pukul 18.00 WIB, korban Kadek Wartike (37), warga Dusun 2, Kampung Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas, baru saja pulang bersama pelaku yang tidak lain adalah teman dekatnya dari Dusun Tanjung Bintang, Kampung Mahabang, Kecamatan Dente Teladas.

Korban dan pelaku ini berboncengan menggunakan sepeda motor milik korban. Di perjalanan pelaku sempat meminta diantar ke rumah seseorang tetapi korban mengajak pulang dulu ke rumahnya untuk mandi.

"Setelah tiba di rumah korban, mereka minum kopi, lalu korban mandi. Selesai mandi ternyata sepeda motor miliknya telah hilang bersamaan dengan hilangnya pelaku. Korban sempat berusaha mencari di mana keberadaan pelaku tetapi tidak berhasil. Akibatnya korban mengalami kerugian yang ditaksir sebesar Rp10 juta," jelas AKP Sandy.

Korban baru melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Dente Teladas Rabu (2/6). 

Berbekal laporan tersebut petugas kami langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu dimana keberadaan pelaku dan akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

Saat ini pelaku curanmor tersebut masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulangbawang dan akan dikenakan Pasal 363 KUHPidana. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.