Bawaslu: 22 TPS Di Empat Kecamatan Ini Susah Sinyal

Candrawansah/RMOLLampung
Candrawansah/RMOLLampung

Bawaslu Bandarlampung menyatakan Kota Bandarlampung masih memiliki daerah blank spot (susah sinyal) dan daerah yang berpotensi bencana.


Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah mengatakan, April lalu pihaknya merilis ada 6 kecamatan yang termasuk blank spot.

Terbaru, kata Candra, titik blank spot di terdapat di 4 kecamatan yang tersebar di 7 titik dan 22 TPS.

"Diantaranya Kecamatan Panjang berada di Kelurahan Waygubak ada 1 TPS dan Waylaga ada 2 TPS," kata dia, Jum'at (13/11).

Kemudian di Kecamatan Telukbetung Timur di Kelurahan Kedaung ada 4 TPS, Kelurahan Batu Putu ada 4 TPS dan Kelurahan Keteguhan ada 1 TPS.

Selanjutnya, Kecamatan Kemiling di Kelurahan Sumber Agung ada 8 TPS dan Kecamatan Sukarame Kelurahan Sukarame ada 2 TPS.

Selain blank spot, ia juga mengatakan ada daerah berpotensi banjir, gempa bumi dan longsor di Bandarlampung.

Dari 8 kabupaten kota lainnya yang menyelenggarakan pilkada 2020, Bandarlampung memiliki potensi banjir tertinggi yang berada 11 kecamatan. Kemudian, potensi gempa bumi ada 1 kecamatan dan 6 kecamatan yang berpotensi longsor.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki menyangkal jika ada blank spot di wilayah Kota Bandarlampung.

Menurutnya sampai saat ini belum ditemukan blank spot di wilayahnya, kalaupun ada, itu di pegunungan atau perbukitan.

"Adapun tempat blank spot itu ada di pegunungan atau perbukitan. Kaitan tempat yang blank spot itu mungkin masalah operator selulernya, mungkin salah satu operator seluler disatu titik ini bisa, mungkin operator seluler lainnya kurang bagus," kata dia.