Bawaslu Lampung Telusuri "Tabloid Ridho Berbakti"


RMOLLampung. Bawaslu Lampung menyelusuri "Tabloid Ridho Berbakti" sehubungan adanya sangkaan pelanggaran alat peraga kampanye oleh Koalisi Rakyat Menggugat Ridho (KRMR).
Menurut Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar-Lembaga, Iskardo P Panggar, Bawaslu Lampung baru mendapatkan informasi tentang hal itu kemarin, Selasa sore (15/5/2018)," katanya.
Dia mengaku masih berupaya mendapatkan fisik tabloidnya sebagai bahan langkah menyikapinya. Iskardo P. panggar mengaku belum dapat menyimpulkan apakah tabloid tersebut melanggar peraturan KPU atau tidak.
Koalisi Rakyat Menggugat Ridho (KRMR), seperti namanya, menggugat "Tabloid Ridho Berbakti". Mereka berpendapat tabloid tersebut melanggar Peraturan KPU.
Menurut.Koordinator KRMR Hendri Andriansyah, penerbitan tabloid tersebut melanggar Peraturan KPU No.4/2017 tentang alat peraga kampanye. "Tabloid bukan termasuk alat peraga," katanya.
Alat peraga kampanye, dalam Pasal 28 dan 29 PKPU No.4/2017, meliputi baliho. Billboard, videotron, umbul-umbul, dan spanduk. Di dalam peraturan juga, ada ketentuan desain dan ukurannya.
Sedangkan "Tabloid Ridho Berbakti", kata Hendri, berisi kampanye petahanan. "Tabloid berisi kampanye yang sering diungkapkan Ridho Ficardo pada setiap kampanyenya," ujarnya.
Karena bukan termasuk alat peraga, KRMR menuntut Bawas menjatuhkan sanksi atas pelanggaran Peraturan KPU No.4/2017 kepada cagub nomor urut satu Ridho Ficardo. [hms]