Bawaslu Lampung Usulkan Rp543 Miliar untuk Biaya Pilkada Serentak 2024

Ilustrasi Rmol Network
Ilustrasi Rmol Network

Bawaslu Lampung mengadakan pertemuan dengan Bawaslu di 15 Kabupaten/Kota untuk membahas besaran anggaran Pilkada 2024, Kamis (23/6).


"Kami melakukan sinkronisasi anggaran yang disusun oleh Bawaslu Provinsi, dan yang disusun Bawaslu kabupaten kota," ujar Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah. 

Khoir, sapaan akrabnya melanjutkan, Bawaslu Lampung mengusulkan Rp214 miliar untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024. Sementara total anggaran 15 kabupaten kota untuk Pilkada 2024 mencapai Rp329 miliar. Sehingga totalnya Rp543 Miliar. 

Rinciannya, Bawaslu  Lampung Barat Rp22,9 miliar, Mesuji Rp22 miliar, Lampung Utara Rp28 miliar, Tulangbawang Rp27 miliar, Pesisir Barat Rp15 miliar, Pringsewu Rp11,71 miliar, dan Tulangbawang Barat Rp16,56 miliar. 

Selanjutnya, Way Kanan Rp25,47 miliar, Pesawaran Rp20,20 miliar, Bandar Lampung Rp28 miliar, Lampung Tengah Rp35,35 miliar, Metro Rp9,4 miliar, Tanggamus Rp17 miliar, Lampung Selatan Rp23,57 miliar, dan Lampung Timur Rp27,20 miliar. 

"Anggaran itu masih dibahas, masih bersifat usulan dan masih bisa berubah. Kita akan melihat nanti kegiatan kegiatan yang bisa defisiensi atau dengan sistem sharing cost," kata Khoir. 

Ia melanjutkan, sementara ini, pihaknya mengusulkan besaran dana honor untuk adhoc, yakni Panwascam dan PPL akan dibayarkan menggunakan Anggaran kabupaten kota. Sementara, pengawas TPS akan dibayar menggunakan anggaran provinsi.  

"Diharapkan, hasil sinkronisasi tersebut, bisa mengefisiensi kegiatan agar tidak terjadi kegiatan ganda, dan tidak ada pembayaran ganda," pungkasnya.