Bawaslu Periksa Saksi Dugaan Politik Uang Cabup Nasir

Riyan Arnando/RMOLLampung
Riyan Arnando/RMOLLampung

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran memanggil saksi atas dugaan politik uang dalam pilkada kabupaten setempat.


Dugaan tersebut dilakukan oleh Pasangan Calon Bupati nomor urut  01,  M Nasir dengan memberikan sumbangan uang pribadi senilai ratusan juta guna pembangunan jembatan dan jalan umum.

Ketua Bawaslu Pesawaran, Riyan Arnando mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap satu orang saksi dengan inisial TJ guna mendapatkan keterangan terkait dugaan politik uang tersebut.

"Sementara baru kita dalami dugaan itu, dari keterangan pemeriksaan tadi, saksi mengaku sebagai tim sukses Paslon 01," terang Riyan saat ditemui di sekretariat Bawaslu Pesawaran, Jalan Ahmad Yani Desa Kebagusan, Gedongtatan, Kamis (15/10).

Meski demikian Riyan enggan menyebut secara rinci hasil dari pemeriksaan saksi tersebut. 

"Terkait hasilnya, sementara ini baru menyebut sebagai relawan. Kita punya waktu tujuh hari untuk melakukan pemeriksaan, tim panwas juga sudah turun ke lokasi," tambahnya.

"Aturannya jelas, bentuk bantuan yang diperbolehkan hanya benda senilai Rp.60 ribu dalam bentuk bahan kampanye. Dan tidak dalam bentuk uang," tutup Riyan.

Selain memeriksa saksi, Bawaslu juga mengundang M Nasir guna memberikan keterangan, namun berhalangan hadir.

Sebelumnya santer diberitakan sejumlah media online pada Senin Calon Bupati Pesawaran memberikan sejumlah bantuan material secara pribadi guna membangun jembatan di tiga desa.

Tiga desa tersebut Kububatu, Sindanggarut, dan Gunungrejo Kecamatan Waylima. Selain jembatan, bantuan juga menyasar pambangunan jalan penghubung dusun, di Desa Bogorejo, Gedongtataan.

Hingga berita ini diturunkan, M Nasir belum bisa dikonfirmasi, dihubungi melalui pesan WhatsApp juga belum mendapatkan respon.