Bazar Takjil di Halaman Pemkot Bandar Lampung Makin Sepi Pembeli

Bazar takjil di halaman Pemkot Bandar Lampung/ Tuti
Bazar takjil di halaman Pemkot Bandar Lampung/ Tuti

Bazar takjil di halaman Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung makin lama makin sepi pembeli. Sepinya pembali ini dikeluhkan oleh para pedagang. 


Lilis salah satu pedagang takjil mengaku hanya terjual 10 cup empek-empek dan salat buah hari ini. Ia harus kembali membawa pulang barang dagangannya karena sudah sepi.

"Waktu awal buka itu bisa habis. Hari ini cuma terjual 10 cup saja. Namanya orang dagang ya harus sabar," kata Lilis, Selasa (12/4). 

Warga Teluk Betung itu mengaku akan kembali menjadi sisa dagangnya kepada para pelanggan yang sudah memesan sebelumnya. Jika masih sisa maka akan dikonsumsi sendiri. 

"Selain jualan disini kita juga terima pesanan di rumah. Jadi kita jual lagi ke pelanggan. Untuk harga semua Rp10 ribu saja," ujarnya. 

Lilis mengaku akan tetap berjualan di Halaman Pemkot Bandar Lampung walaupun nantinya masih tetap sepi, karena para pelanggannya sudah tahu tempatnya berjualan. 

"Besok ya masih akan jualan. Semoga saja besok ramai," jelasnya. 

Hal sama juga diamankan Dedeh. Menurutnya sudah dua hari ini penjualan kue pai susu, peyek, rengginang mengalami penurunan. Biasanya memperoleh keuntungan Rp300 ribu, sekarang Rp100 ribu belum sampai. 

"Dua hari ini sepi jadinya kita masih buka hingga pukul 17.00 WIB. Bisanya pukul 16.00 WIB sudah pulang," ujarnya.