Bea Cukai Jelaskan Soal Penyegelan 1 Kontainer Senjata US Army di Pelabuhan Panjang

Zulfikar Islami/ Ist
Zulfikar Islami/ Ist

Bea Cukai Lampung menyampaikan penjelasan soal penyegelan terhadap satu Tricon Container US Army yang berisi senjata tempur US Army (Angkatan Darat AS) di Pelabuhan Panjang, Kota Bandar Lampung, Jumat (22/7) lalu.


Kepala Seksi Pabean 3, Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Bandar Lampung,  Zulfikar Islami mengatakan senjata dan barang milik US Army yang diamankan Bea Cukai beberapa hari yang lalu bukan barang ilegal.

"Kita amankan agar tepat guna. Semua barang legal. Mekanisme sekarang memang harus melalui info sementara jadi diharuskan dilakukan pemeriksaan khusus, kenapa menjadi trending, karena barangnya memang seksi (senjata)," kata dia, Selasa (26/7).

"Mengapa kami lakukan penyegalan, karena merupakan barang-barang strategis yang nantinya akan digunakan untuk latihan antara TNI AD dengan US Army," tambahnya.

Dia menyampaikan tujuan penyegelan sementara itu untuk memastikan agar barang dan senjata tersebut aman serta tepat sasaran. 

"Biar tidak disalahgunakan orang. Dan yang menggunakan adalah orang-orang atau pihak-pihak yang memang terkait," ucap Zulfikar.

Lanjutnya, tricon container milik US Army yang masih disegel Bea Cukai bisa dilanjutkan pengiriman ke Baturaja, Sumatera Selatan dengan syarat proses administrasi sudah selesai.

"Masih proses administrasi. Seperti yang dikatakan Dirjen (Bea Cukai), memang prosedur standar, setelah proses kewajiban administrasi terpenuhi akan dibawa ke Baturaja," katanya.