Berbuat Terlarang, Belasan Orang Kocar-Kacir Saat Polisi Datang

Ilustrasi/RMOLLampung
Ilustrasi/RMOLLampung

Belasan orang dalam sebuah rumah di Desa Guring, Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan, langsung kocar-kacir. Aktivitas terlarang mereka melanggar hukum terhenti seketika.


Sejumlah anggota Unit Reskrim Polsek Kalianda datang menggerebek tempat itu, Kamis (3/6) sekitar pukul 23.30 WIB.

Merekapun berupaya mencari tempat sembunyi di sudut-sudut dalam rumah itu. Namun percuma. Polisi telah menutup ruang gerak untuk melarikan diri. Merekapun cuma bisa pasrah saat ditangkap.

Dari rumah itu, polisi meringkus 12 pelaku perjudian koprok. Para pelaku yakni Rusli Ismail, Sahroni, Ridwan, M. Adam, Alibaba Solihin, Abu Bakar, Aripin, Irwansyah, Sarifudin, Gurinda, M.Amin, dan M. Rusli.

Satu diantara 12 pelaku merupakan bandar judi koprok, yakni Rusli Ismail (51) warga Dusun I, Desa Pauh Tanjung Iman, Kecamatan Kalianda. 

"Kami gerebek saat mereka sedang bermain judi koprok. Para pelaku dan barang bukti sudah," ungkap Kapolsek Kalianda AKP Mulyadi mewakili Kapolres Lamsel, AKBP Zaky Alkazar Nasution, Sabtu (5/6). 

Kapolsek mengungkapkan, sejumlah barang bukti yang diamankan berupa uang Rp313 ribu . "Lallu 1 lapak koprok bergambar gajah, kupu-kupu, ayam kemudian 4 buah mata dadu, 1 set tempurung koprok. Ada juga 1 tas berwarna merah," jelasnya. 

Saat ini para pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek Kalianda untuk  proses hukum selanjutnya.