Berkas Kasus Joki CPNS Lampung Belum Lengkap, Perkara Belum Dilimpahkan ke Kejati

Tersangka kasus joki seleksi CPNS di Lampung / istimewa
Tersangka kasus joki seleksi CPNS di Lampung / istimewa

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung belum menerima berkas perkara kasus dugaan joki seleksi CPNS/CASN Lampung Tahun 2021 dari penyidik Polda Lampung, Kamis (13/5).


"Dari pihak Pidana Umum, berkasnya belum P21 (dinyatakan lengkap). Jadi belum ada pelimpahan hari ini," kata Kasi Penkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra. 

Diketahui, Ditreskrimsus Polda Lampung telah berhasil menangkap empat tersangka kasus joki seleksi CPNS 2021, 25 April lalu. Polda Lampung juga membeberkan peran empat tersangka tersebut. 

Tersangka IG, bertugas menyusun posisi duduk calon ASN saat ujian tersebut. Tersangka MRA berperan sebagai remote akses kontrol yang mengatur seluruh perangkat komputer. 

Sedangkan seluruh pertanyaan tes bagi para calon ASN itu dijawab oleh anggota joki lainnya, SP. Tersangka terakhir AN, pegawai honor di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang berperan memberikan informasi kepada para calon ASN.

Akibat terbongkarnya sindikat ini, 58 calon ASN asal Lampung yang mengikuti tes di tiga tempat, yakni Itera, Korem, dan SMK Yadika Pringsewu, telah didiskualifikasi. 

Tersangka dapat meraih keuntungan Rp300 per calon ASN. Modus operasinya, tersangka menggunakan aplikasi remote access dan perangkat khusus yang dimodifikasi oleh para pelaku sehingga komputer yang digunakan peserta bisa diakses oleh orang lain dari jarak jauh.