Beroperasi Lebihi Jam Operasional, 5 Cafe di Bandar Lampung Ditutup

Wali Kota Bandar Lampung dan Satgas menyegel tempay tempat hiburan/Ist
Wali Kota Bandar Lampung dan Satgas menyegel tempay tempat hiburan/Ist

Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung kembali menyegel 5 cafe dan karoke akibat beroperasi melebihi jam operasional yang diizinkan. 


Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengaku mendapatkan laporan dari salah satu Forkopimda Provinsi Lampung bahwa masih ada tempat karoke yang beroperasi hingga pagi. 

"Bunda langsung turun ke lapangan, dan pukul 01.00 WIB dini hari masih buka, pada joget-joget. Sehingga Satgas mengambil langkah tegas dengan menyegel, mudah-mudahan mereka dapat berubah," Kata Bunda Eva sapaan akrab Eva Dwiana, Selasa (9/11). 

Menurutnya, tempat hiburan dan karoke belum diizinkan beroperasi dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Nanti ketika sudah aman diizinkan beroperasi, namun tidak sampai pukul 03.00 WIB. 

"Mungkin nanti malam Minggu kita akan cek kembali, kita lakukan ini untuk kebaikan masyarakat," ujarnya. 

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki mengatakan  yang disegel yakni Johan Karoke, Sans Kuy, dan Rama Cafe. 

"Penyegelan dilakukan sampai batas yang belum ditentukan, sesuai arahan ketua Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung," jelasnya. 

Menurutnya, Tim Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung selalu melakukan sidak setiap malamnya, dan semalam menyisir daerah Gatot Subroto, Gajah Mada, Harun 2, dan Jalan KS Tubun. 

"Kami berharap tim satgas kecamatan dan kelurahan juga bergerak. Kalau satgas kota kan kita jangkauannya tidak terlalu luas," ujarnya.