Bhabinsa Terluka Diserang Pelaku di Srikaton Lampung Tengah

Bupati Musa Ahmad menenangkan warga/Ist
Bupati Musa Ahmad menenangkan warga/Ist

Tidak terima ditegur Bhabinsa, pemalak lakukan penganiayaan dan mengakibatkan tangan kanan Serda Rohmai, Bhabinsa Koramil Seputih Surabaya mengalami luka saat menangkis pisau yang akan mengenai perutnya.


Peristiwa pada Senin (27/12) malam di Kampung Srikaton Kecamatan Seputih Surabaya Lampung Tengah. Pelaku Is alias Pu (39) warga Mataram ilir dan Da, keduanya warga Mataram Ilir. 

Kasatreskrim AKP Edi Korinasi menjelaskan, pukul 16.30 WIB korban Serda Rohmadi mendatangi rumah salah satu warga Yoga di Srikaton.

Saat itu, pelaku Is bersama 3 orang menanyakan kepada Yoga permasalahanya. Didapat keterangan bahwa Yoga ada permasalahan chat dengan pacar teman Is dan janji memberikan uang Rp1 juta untuk perdamaian.

Lalu korban marah kepada Yoga, kalau sudah sepakat kenapa harus memanggilnya lalu menampar Yoga, keponakan Bhabinsa.

Tiba-tiba Is marah dan masuk rumah mendorong korban lalu berkata "ngapa nabok nabok orang itu" dan korban menjawab" itu ponakan saya."

Is mengambil pisau dan menusukkan ke arah korban, pisau ditangkis sehingga mengenai tangan kanan korban. Sedangkan kawan Is mengambil linggis menghalangi warga yang melerai. Suasana gaduh, sehingga membuat warga lainnya berkumpul.

Pukul 20.00 WIB warga Srikaton mendatangi Polsek Seputih Surabaya menuntut tindakan kepolisian, mengingat Is cs sering melakukan pemerasan terhadap warga masyarakat Seputih Surabaya sehingga berdampak pada sosial masyarakat. Massa meminta polisi segera mungkin melakukan tindakan kepolisian dengan menangkap pelaku dan memproses pelaku.

Letkol Adri Ardiyanto (Dandim 0411/Lampung tengah) bersama Bupati Musa Ahmad dan Kapolres AKBP Oni meminta agar warganya bisa menyerahkan sepenuhnya masalah ini ke polisi. Untuk meyakinkan massa, Bupati memperlihatkan video penangkapan terhadap pelaku.