BKN Award 2022, Pemkab Lamsel Terbaik Kategori Perencanaan Kebutuhan dan Mutasi Kepegawaian

Foto Ist
Foto Ist

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan berhasil meraih Peringkat 1 Kategori Perencanaan Kebutuhan dan Mutasi Kepegawaian dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia (RI).


Penghargaan tersebut diberikan pada acara BKN Award 2022 yang dirangkai dengan kegiatan Sosialisasi Netralitas ASN se-Wilayah Kerja Kantor Regional V BKN, yang berlangsung di Aston Kartika Tower, Jakarta, Senin (26/9).

Adapun, penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang diwakili oleh Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Lampung Selatan Agus Heriyanto.

Penghargaan BKN Award 2022 diberikan bagi Instansi Pemerintah Pusat maupun Daerah yang dinilai telah berhasil melaksanakan penyelenggaraan manajemen ASN di lingkupnya masing-masing, mulai dari aspek pengadaan, proses bisnis kepegawaian, manajemen kinerja, penerapan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK), sampai dengan pemanfaatan layanan digital ASN.

Plt. Kepala BKD Lampung Selatan Agus Heriyanto menjelaskan, penghargaan tersebut berhasil diraih oleh Pemkab Lampung Selatan karena perencanaan yang diajukan merupakan kebutuhan, bukan hanya sekedar keinginan. Hal ini telah dihitung berdasarkan Anjab ABK serta ditetapkan dalam regulasi di instansi masing-masing.

Guna meningkatkan penghargaan yang telah dilakukan, kata Agus, BKD Lampung Selatan akan melakukan perumusan langkah pencapaian kategori lain. Terutama, perbaikan core-bussiness BKD serta penguatan regulasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mengungkapkan, rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang telah berhasil diraih oleh Kabupaten Lampung Selatan pada tingkat Wilayah Kerja Kantor Regional V BKN.

Dirinya berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi pemacu semangat untuk Pemkab Lampung Selatan, sehingga kedepan bisa lebih meningkatkan pelayanan pada bidang kepegawaian.

“Alhamdulillah, tentu kita harus bersyukur dan tingkatkan lagi, karena mempertahankan lebih susah. Oleh karena itu, kita tetap harus semaksimal mungkin memberikan pelayanan-pelayanan kepegawaian,” ujarmya.