BMKG: Waspadai Banjir Rob Hingga 1,6 Meter di Seluruh Perairan Lampung 2-6 Januari 

Ilustrasi gelombang tinggi/Net
Ilustrasi gelombang tinggi/Net

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Panjang memprediksi hujan lebat disertai petir dan angin kencang akan terjadi beberapa hari ke depan. 


Puncaknya, diperkirakan akan terjadi banjir rob di seluruh perairan Lampung. Air laut akan pasang mencapai ketinggian maksimal 1,6 meter pada 2 hingga 6 Januari 2022.

“Mulai hari ini air laut sudah naik, tanggal 3, 4, dan 5 Januari ketinggiannya 1,6 meter,” kata Neneng Kusrini, Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Panjang, Minggu, (2/1).

Ia melanjutkan, warga yang tinggal di sekitar pesisir Lampung harus lebih waspada, karena banjir rob yang disebabkan pasangnya air laut kali ini bertepatan dengan musim penghujan.

"Untuk warga di sekitar Labuan Maringgai, Kalianda, dan Tanggamus untuk berhati-hati karena daerah tersebut menurut laporan menjadi daerah terparah terdampak banjir," sambungnya.

Ia mengatakan, ada beberapa penyebab ketinggian air terus meningkat setiap tahunnya. Di antaranya, penurunan kontur tanah akibat pembangunan di sekitar tepi pantai dan perumahan yang dibangun di atas lahan resapan hijau serta faktor alam rotasi bulan. 

Hari ini, BMKG meminta warga untuk waspada potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada siang dan sore hari di wilayah Lampung Tengah, Waykanan, Lampung Utara, Mesuji, Tulangbawang, dan Tulangbawang Barat. 

Kemudian, pada Senin (3/1) diprediksi potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di seluruh wilayah Lampung. 

Dan Selasa (4/1) siang Dan sore hari di wilayah Waykanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji, Metro dan Lampung Timur. 

Pada malam hari di Wilayah Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Waykanan, Mesuji dan Lampung Tengah. 

Untuk mengetahui informasi mengenai ketinggian gelombang, kecepatan angin hingga potensi curah hujan dapat diakses di berbagai media sosial BMKG Lampung serta website http://lampung.bmkg.go.id.