BNN Tangkap Warga Sumut Dan Kalianda Pembawa Ganja


Kedapatan bawa narkotika jenis ganja seberat 206 kilogram di Jalan Lintas Sumatera KM 33, Desa Masgar, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Selasa (18/8), empat orang dibekuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung.

Mereka adalah warga Sumatera Utara dan Kalianda Lampung Selatan. Keempat pelaku tersebut adalah Rio (35), Amada (25), Rudi (23), dan Gilang (21).

Kepala BNN Lampung Brigjen I Wayan Sukawinaya mengatakan, para pelaku tersebut diamankan berdasarkan laporan masyarakat.

"Terdapat orang mencurigakan sedang menunggu di Rumah Makan Agus yang diduga hendak bertransaksi narkotika. Setelah mendapati informasi, BNN langsung melalukan penyelidikan dan pengecekan," ujarnya, Senin (24/8).

Ia melanjutkan, setelah digeledah, tim menemukan delapan kardus berisi paket daun yang diduga ganja. Barang tersebut berada di dalam mobil Avanza, yang dikendarai pelaku Rio dan Hasan.

Setelah pelaku ditangkap, BNN mendapati dua pelaku lainnya yakni Rudi dan Gilang.

"Saat dalam perjalanan dua pelaku minta buang air kecil, namun saat turun keduanya mencoba melarikan diri. Karena membahayakan dan mencoba lari, keduanya dilakukan tindakan tegas," tambahnya.

BNN mengamankan barang bukti berupa delapan kardus coklat berisi 28 bungkus besar, satu kardus berisi 26 bungkus besar, dan satu kardus berisi enam bungkus besar.

Selain itu, turut diamankan enam unit telepon seluler (Ponsel) dan satu unit mobil Avanza bernomor polisi BM 1856 DG.

Kemudian BNN juga mengamankan mobil Xenia Silver bernomor polisi BE 1659 POK, yang hendak mengambil barang tersebut di Rumah Makan Agus.

Akibat perbuatannya, keempat pelaku diancam Pasal 114 ayat 2 Juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tentang narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup.