BPBD Sebut 15 Kabupaten Kota di Lampung Rawan Bencana

Kepala BPBD Provinsi Lampung, Rudy Syawal Sugiarto/Ist
Kepala BPBD Provinsi Lampung, Rudy Syawal Sugiarto/Ist

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mengatakan 15 kabupaten kota di Lampung rawan bencana. 


Pasalnya, bencana tersebut dampak dari La Nina (Fenomena yang terjadi karena suhu muka laut (SML) mengalami pendinginan di bawah kondisi normalnya) sehingga terjadi bencana misalnya, banjir dan longsor.

"Sekarang BMKG memprediksi hampir semua wilayah Lampung terdampak bencana dan saat ini ada fenomena La Nina, ini menyebabkan curah hujan yang sangat tinggi," kata Kepala BPBD Provinsi Lampung, Rudy Syawal Sugiarto, Minggu (26/12).

"Hampir semua kabupaten/kota terjadi bencana menterologi, hujan, longsor, banjir, hampir semua terdampak," tegas Rudy.

Oleh sebab itu, masyarakat Lampung dihimbau untuk selalu mengaktifkan informasi yang disampaikan oleh pihak BMKG, terkait prediksi cuaca ataupun bencana.

"BMKG setiap hari melalukan update informasi untuk masyarakat. Jadi masyarakat bisa antisipasi, apabila ingin melakukan perjalanan bagaimana agar bisa menghindari dulu bepergian jauh," kata dia.

Selain itu, masyarakat juga bisa bergotong royong membersihkan sekitar lingkungan agar tidak tersumbat air ketika curah hujan tinggi (Guna memperlancar arus air).

Sebelumnya, BPBD Provinsi Lampung sudah menerima laporan dari kabupaten/kota terkait bencana alam misalnya, banjir, angin puting beliung, longsor dan lainya.

"Kemarin tiga daerah yang melaporkan kepada kita yakni Kabupaten Tulangbawang, Waykanan, Lampung Selatan," tutupnya.