BPN Pesawaran Bantah Masih Blokir SHM No.00811

Kantor BPN Pesawaran/Foto Ist
Kantor BPN Pesawaran/Foto Ist

BPN Kabupaten Pesawaran membantah tudingan sewenang-wenangan terhadap pemblokiran lahan milik seorang janda. Lahan tersebut sudah lama tidak berstatus blokir.


"Saat ini, lahan tersebut tidak lagi berstatus blokir, sudah bersih sekarang," ujar Kepala Seksi Penyelesaian Masalah dan Pengendalian Pertanahan (PMPP) Zarkowi, Senin (12/10). 

Dikatakannya, BPN Pesawaran memang pernah satu kali memblokir SHM No.00811 pada tahun 2015 atas permintaan Fitri Yanti, keponakan almarhum suami Endang Retna Juwita.

Cuma, kalau dari Abdullah Fadri Auli dari AFA Law Firm, kuasa hukum Endang, minta peralihan belum bisa dilakukan, karena sengketa itu sekarang sedang ditangani di pengadilan, katanya. 

Memang, kata Zarkowi, pihak Fitri sudah beberapa kali meminta lahan itu diblokir kembali, tapi BPN Pesawaran tak bisa melayani permintaan tersebut.

Demikian pula pihak Abdullah Fadri Auli, BPN Pesawaran juga belum dapat memenuhi peralihan lahan karena masih menunggu putusan PN Kelas I Tanjung Karang, katanya.

"Perlu digarisbawahi, lahan itu adalah lahan sengketa, sampai sekarang masih gantung, rebutan ahli waris Ibrani Sulaiman antara Endang dengan Fitri," katanya.

Sebelumnya, Abdullah Fadri Auli menilai BPN Pesawaran telah bertindak sewenang-wenang dengan memblokir lahan SHM No.00811 milik kliennya sejak lima tahun lalu.