BPN Pesawaran Zolim Lima Tahun Tak Alihkan Lahan Milik Janda

BPN Kabupaten Pesawaran tidak hanya sewenang-wenang tapi juga sudah bohong dan zolim dengan menghalang-halangi upaya peralihan sertifikat seorang janda selama lima tahun.


"BPN Pesawaran bohong dan zolim terhadap klien kami, sertifikat bersih, tak dalam blokir, tapi BPN tak kunjung mengeluarkan surat peralihan," kata Abdullah Fadri Auli dari AFA Law Firm, Selasa (13/10).

Menurut kuasa hukum Endang Retna Juwita itu, pihaknya sudah meminta BPN menindaklanjuti legal opinion (LO) Kejari Pesawaran bahwa BPN tak berwenang lagi memblokir SHM No.00811.

Alih-alih mengeluarkan surat peralihan, BPN justru dalam suratnya tertanggal 16 September 2020 meminta Abdullah Fadri Auli melakukan upaya hukum di pengadilan terhadap lahan tersebut.

"Inikan aneh, BPN mengatakan tidak memblokir tapi belum bisa memproses dengan dalih ada sengketa," ujar Aab, panggilan pengacara senior Lampung itu kepada Kantor Berita RMOLLampung.

Dijelaskan oleh Aab, seluruh harta peninggalan almarhum Ibrani Sulaiman, termasuk SHM No.00811, tidak ada satupun yang sedang dalam perkara pengadilan di daerah manapun hingga saat ini.

BPN Pesawaran mengakui pernah satu kali memblokir SHM No.00811 pada tahun 2015. Untuk peralihan, belum bisa dilakukan karena sengketa di pengadilan, kata Kepala Seksi PMPP BPN Pesawaran Zarkowi, Senin (12/10).

Abdullah Fadri Auli dari AFA Law Firm, Selasa (13/10)/Foto Pribadi

Kata Aab, sebagai istri sah satu-satunya dan masuk Ahli Waris Golongan 1 berdasarkan KUHP tentunya sangat wajar Endang Retna Juwita memproses seluruh harta peninggalan almarhum.

"Ini kok dihalangi oleh BPN," tandas mantan anggota DPRD Lampung itu.

Soal aturan waris sudah jelas, Endang Ahli Waris Golongan 1 sedangkan pihak yang meminta blokir keponakan suami Endang, Ahli Waris Golongan 2, yang secara otomatis gugur sejak lima tahun lalu.

Dalam aturan, kata Aab, selama masih ada Golongan 1, maka Golongan 2, 3 dan 4 tidak memeroleh hak waris. "Ada apa ini?" tanya Aab.

Dilihatnya, BPN seperti ada apa-apanya sehingga main blokir saja sampai berulang kali yang dalam Permen Agraria diatur hanya bisa dilakukan 1 kali oleh 1 pemohon terhadap satu Objek. (Pasal 3 ayat 2 b).

Dia merencanakan akan mengambil langkah hukum terkait hal ini ke Kanwil BPN Lampung, BPN RI, Kementerian Agraria, dan berbagai langkah hukum lainnya demi hak kliennya.

Mantan anggota DPRD Lampung itu juga tengah mengkaji surat warisan yang jadi dasar Yulia Fitriati memblokir lahan kliennya oleh lurah dan camat Wayhalim

Dijelaskan oleh advokat senior Lampung itu, kliennya, Endang Retna Juwita ditinggal suaminya, Ibrani Sulaiman, meninggal dunia masih terikat dalam perkawinan sah secara agama maupun negara.

Namun, ketika hendak mengurus warisan sebidang tanah milik suaminya ternyata telah diblokir BPN Pesawaran atas permintaan Yulia Fitriati, keponakan suami Endang sejak 2015.

Yulia Fitriani mengklaim ahli waris suami Endang berdasarkan keterangan Lurah Wayhalim Permai Elia Rosmiati dan diketahui Camat Ahmad Husna.

"Saya telah meminta BPN Pesawaran membuka blokir yang sudah jatuh tempo SHM No.00811 sejak bulan Februari, sembilan bulan lalu," ujar Aab, panggilan Abdullah Fadri Auli.

BPN Pesawaran lalu meminta pertimbangan hukum atau LO kepada Kejari Pesawaran untuk mendapatkan kesimpulan yang tepat secara hukum pada 18 Maret 2020.

Dalam surat LO Kejari Pesawaran, BPN Pesawaran dinyatakan tidak berwenang lagi memblokir/mencatat/mengamankan SHM 00811 atas nama suami Endang.

Anehnya, kata Aab, setelah LO dari Kejari yang diminta BPN diserakan pada 28 Juli 2020, BPN Pesawaran tetap bersikukuh tak mau membuka blokir tanah sah milik kliennya tersebut.