BPPRD Bandar Lampung Tingkatkan Pengawasan Tapping Box

Kepala BPPRD Kota Bandar Lampung, Yanwardi/ Tuti
Kepala BPPRD Kota Bandar Lampung, Yanwardi/ Tuti

Setelah Bakso Sony mau menggunakan satu tapping box, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandar Lampung akan meningkatkan pengawasan terhadap pemakaian tapping box kepada para pengusaha lainnya. 


"Selalu kita evaluasi dan kita tingkatkan pengawasan terhadap tapping box melalui UPT kita," kata Kepala BPPRD Kota Bandar Lampung, Yanwardi, Rabu (13/10). 

Menurutnya, selain pengawasan melalui UPT, di kantor BPPRD juga dilakukan pengawasan dengan dasboard, sehingga terlihat pengusaha mana saja yang optimal menggunakan tapping box. 

"Jika tidak bergerak pada dasboard tersebut maka kita akan turun. Kita juga akan mendirikan tim untuk menegur pengusaha yang tidak optimal menggunakan tapping box dengan memberikan surat peringkat," ujarnya. 

Lebih lanjut, Yanwardi mengaku walaupun Bakso Sony sudah mau menggunakan satu tapping box, namun pengauditan pajak masih akan tetap dijalan. 

"Tunggakan pajak nanti masih di audit, satu satu dulu, sekarang kita fokus buka semua gerainya dulu," jelasnya.