BPR Syariah Tanggamus Bukan Serahkan Mobil Ke DLH, Tapi Motor Roda 3

Kantor DLH Kabupaten Tanggamus/ Zairi
Kantor DLH Kabupaten Tanggamus/ Zairi

Kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR) 1 Unit mobil pengangkut sampah dari Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Kabupaten Tanggamus kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, ternyata tidak ada.


Hal tersebut disampaikan Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah dan Pertamanan DLH A Rahman kepada Kantor Berita RMOLLampung Senin (19/7). 

"Pemberian 1 unit mobil pengangkut sampah tidak ada. Yang ada, 1 unit kendaraan roda 3 jenis Tossa," jelasnya.

Dikatakannya, DLH baru sekali menerima kontribusi CSR 1 motor roda 3 jenis Tossa dari BPRS. Saat itu diserahkan langsung oleh Direktur Utama Palachi Padoli pada acara Tanggamus Expo di Islamic Centre tahun 2019 lalu. 

"Kendaraan tersebut kita serahkan ke Kelompok Pertenak di Kecamatan Bulok melalui Dinas Peternakan Tanggamus. Saat itu kelompok tersebut yang mengajukan melalui kecamatan setempat," jelasnya. 

Mengenai fasilitas wifi di Taman Terbuka Hijau Kotaagung yang dikeluhkan pengunjung,  Edi Subagio mengatakan untuk mengakses pengunaan wifi tersebut memang sangatlah sulit, karena hanya orang tertentu saja yang mengetahui kata sandinya.

Dirinya berharap kalau memang fasilitas wifi itu ditujukan untuk para pengungjung TTH, seharusnya kata sandinya diberitahukan kepada semua pengunjung pengungjung yang akan mengaksesnya dengan dituliskan dan ditempel di area taman tersebut.

Sebelumnya Dirut BPR Syariah Tanggamus, Palachi Sidoli didampingi Direktur, Sajono membeberkan aset BPRS, selain setor PAD ke Kas Daerah, Bank juga memberikan bantuan CSR diantaranya, pembuatan pangkalan ojek di 2 tempat, 1 unit mobil untuk pembuangan sampah ke DLH, fasilitas Wife di Taman Kota Kotaagung, dan pos keamanan yang melaksanakan Dinas Perhubungan.